Catatan Kecil tentang Organisasi dan Ruang Publik
OPINI
Oleh : Roland Mangkuto Sutan
Organisasi pada hakikatnya lahir dari kesamaan gagasan, tujuan, dan kepentingan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Ia menjadi ruang untuk bekerja bersama, bukan sekadar tempat membesarkan nama.
Namun ketika organisasi memasuki ruang publik, godaan lain muncul: keinginan untuk terlihat lebih besar daripada kerja yang sebenarnya dilakukan.
Publikasi tentu penting. Organisasi perlu menyampaikan kegiatan, gagasan, bahkan sikapnya kepada masyarakat. Tetapi publikasi kehilangan makna ketika yang dibangun bukan lagi informasi, melainkan framing untuk menciptakan kesan bahwa kelompok tertentu paling aktif, paling berpengaruh, atau paling berhak berbicara mewakili kepentingan bersama.
Di titik itulah organisasi berpotensi berubah menjadi panggung validasi.
Nama dibesarkan, pernyataan disebarkan, simbol organisasi ditonjolkan. Sementara pertanyaan paling sederhana justru terlupakan: apa yang sudah dikerjakan dan siapa yang merasakan manfaatnya?
Persoalan menjadi lebih serius ketika muncul sekat “kami” dan “mereka”. Kritik dianggap serangan dan pertanyaan dipandang sebagai ancaman.
Padahal memasuki ruang publik berarti bersedia diuji oleh publik.
Ketika sebuah organisasi membuat pernyataan terbuka, masyarakat berhak bertanya tentang dasar pernyataan tersebut. Ketika membawa fakta, publik berhak mengetahui sumbernya. Dan ketika membawa nama organisasi untuk menyampaikan sebuah sikap, tentu harus ada keberanian untuk mempertanggungjawabkannya.
Sebab kop surat bukanlah bukti, jabatan bukanlah kebenaran, dan organisasi bukan mahkota yang otomatis menjadikan seseorang tokoh.
Organisasi yang benar-benar besar tidak perlu terus-menerus meyakinkan masyarakat bahwa dirinya penting.
Kerja akan berbicara. Keterbukaan akan membangun kepercayaan. Dan manfaat akan menentukan bagaimana masyarakat menilainya.
Sebab ketika organisasi lebih sibuk membangun citra daripada menghasilkan karya, patut direnungkan kembali: yang sedang diperjuangkan itu kepentingan bersama, atau sekadar kepentingan untuk dianggap penting?





