PASAMAN BARAT | Mikanews.Id : Suasana haru menyelimuti lokasi longsor di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Jumat (5/12). Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, tak kuasa menahan tangis saat mengikuti doa bersama untuk tiga korban yang masih hilang.
Didampingi Wabup M. Ihpan, OPD terkait, relawan, dan komunitas off-road, Yulianto meninjau langsung titik longsor yang masih dipenuhi material batu dan lumpur. Deru alat berat terus terdengar ketika Kabag Kesra Getri Ardenis memimpin doa di dekat area yang diduga menjadi tempat para korban tertimbun.
Momen paling menggetarkan terjadi saat Getri melantunkan azan. Suara azan menggema di antara tebing yang retak dan membuat banyak anggota rombongan, termasuk sang bupati, meneteskan air mata.
“Melihat kondisi masyarakat kami seperti ini… hati saya hancur. Korban harus segera ditemukan,” tegas Yulianto.
Ia memerintahkan semua tim untuk mempercepat pencarian tanpa jeda dan memastikan kebutuhan pengungsi serta layanan kesehatan tetap terpenuhi.
Kunjungan itu menegaskan komitmen pemerintah bahwa warga Sinuruik tidak menghadapi duka ini sendirian *mika
(Akhir)





