PASAMAN BARAT, Mikanews — DPRD Pasaman Barat menyoroti penguatan pelayanan kemanusiaan yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat, terutama layanan ambulans gratis dan kemudahan akses darah bagi warga yang menjalani perawatan di Kota Padang.
Layanan tersebut diluncurkan bersamaan dengan pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Pasaman Barat masa bakti 2026–2031 di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (3/8).
Pelantikan pengurus PMI Pasaman Barat dilakukan Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar. Prosesi ditandai dengan pembacaan ikrar, penandatanganan berita acara, penyerahan bendera pataka, serta penyematan pin kepada pelindung, ketua pengurus, dan ketua Dewan Kehormatan PMI Pasaman Barat.
Dari sisi pelayanan publik, keberadaan layanan ambulans gratis menjadi bagian penting karena masyarakat Pasaman Barat yang menjalani perawatan di Kota Padang membutuhkan akses transportasi dan pelayanan darah.
Ketua PMI Pasaman Barat, M. Ihpan, mengatakan kerja sama dengan PMI Kota Padang diarahkan untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat Pasaman Barat yang dirujuk ke rumah sakit di Padang.
“Mulai hari ini, masyarakat Pasaman Barat yang berada di Kota Padang dapat memanfaatkan layanan ambulans gratis dan memperoleh kemudahan akses terhadap kebutuhan darah. Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi kemanusiaan yang kami bangun bersama PMI Kota Padang,” kata Ihpan.
DPRD Dorong Penguatan Pelayanan Kemanusiaan
Penguatan pelayanan PMI menjadi perhatian dalam penyelenggaraan kegiatan kemanusiaan di Pasaman Barat.
Ketua PMI Pasaman Barat M. Ihpan menyatakan kepengurusan baru akan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan di Pasaman Barat yang tergolong daerah rawan bencana.
Dukungan terhadap PMI juga datang dari Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
Bupati Pasaman Barat sekaligus Pelindung PMI Pasaman Barat periode 2026–2031, Yulianto, menyatakan pemerintah daerah akan terus mendukung program kemanusiaan PMI.
Menurut Yulianto, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah mengalokasikan dana hibah melalui APBD secara konsisten sejak 2021.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung operasional PMI, termasuk penyediaan gedung unit donor darah, markas PMI, dan kendaraan operasional.
“Urusan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah daerah terus memberikan dukungan, baik melalui pendanaan maupun penyediaan sarana dan prasarana,” ujar Yulianto.
PMI Punya Peran Saat Bencana
Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar mengatakan pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan di Pasaman Barat.
Aristo juga memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang dipimpin Risnawanto atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Ia menjelaskan PMI memiliki peran dalam penanggulangan bencana, pelayanan donor darah, evakuasi korban, serta pembinaan generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR).
“PMI harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana. Kecepatan, kepedulian, dan semangat kemanusiaan menjadi kekuatan utama organisasi ini,” katanya.
Sementara itu, M. Ihpan menilai amanah sebagai Ketua PMI Pasaman Barat merupakan tanggung jawab besar.
Ia berkomitmen menjalankan tugas tersebut dengan dedikasi sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Pasaman Barat turut dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PMI Pasaman Barat Risnawanto, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Pasaman Barat Ny. Gusmalini, pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan perbankan, BPJS, relawan PMI, anggota PMR, serta pemangku kepentingan lainnya.
Bagi masyarakat Pasaman Barat yang menjalani perawatan di Kota Padang, kerja sama layanan ambulans gratis dan pelayanan darah tersebut menjadi salah satu layanan baru yang diluncurkan bersamaan dengan dimulainya kepengurusan PMI periode 2026–2031. (Aulia)





