Jakarta | Mikanews : Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia ( DPP PABPDSI) pada hari Selasa (19/05/2026) melaksanakan tiga agenda strategis Nasional di Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam upaya memperkuat eksistensi dan kontribusi Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Terutama untuk menyukseskan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, seperti yang termaktub pada poin ke-6, yakni tentang pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.
Demikian antara lain disampaikan oleh Ketua Umum PABPDSI, H. Fery Radiansyah, ST, MM. kepada Mikanews.
Menurut Fery Radiansyah, organisasi Badab Permusyawaratan Desa (BPD) yang tersebar di seluruh desa Indonesia, harus menjadi kekuatan sosial nasional yang aktif mendukung pembangunan desa dan memperjuangkan kepentingan masyarakat desa secara konstruktif.
“BPD harus hadir bukan hanya sebagai lembaga formal desa, tetapi sebagai kekuatan penggerak pembangunan, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat desa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Fery.
Rangkaian tiga agenda Strategis Nasional tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi, persatuan, dan komitmen bersama untuk memperkuat desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Baca Juga: Internet Gratis Mulai Jangkau Wilayah 3T Pasaman, 25 Kejorongan Kini Terhubung Jaringan
Seperti yang diterangkan Fery kepada Mikanews, bahwa komitmen tersebut telah dituangkan oleh PABPDSI dalam bentuk;
* tujuh (7) Komitmen BPD untuk Indonesia Emas 2045.
“dan hal ini sesuai dalam dokumen organisasi yang telah disusun oleh DPP PABPDSI,” terang Fery.
Adapun rangkaian kegiatan tiga Agenda Strategis Nasional tersebut yakni,
1. Pertama melakukan kunjungan ke Badan Gizi Nasional (BGN)
Pada agenda pertama ini, DPP PABPDSI melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional, terkait penguatan peran BPD dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di desa-desa seluruh Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, PABPDSI juga menyampaikan kesiapan jaringan BPD di seluruh Indonesia untuk ikut mengawal pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), memastikan keterlibatan pangan lokal desa, serta memperkuat pengawasan agar program berjalan tepat sasaran, higienis, aman, dan akuntabel.
2. Ke-dua melakukan kunjungan ke Badan Narkotika Nasional (BNN)
Agenda ke-dua ini dilaksanakan bersama BNN dalam rangka penguatan sinergi Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba).
Pada kesempatan itu, DPP PABPDSI menyampaikan gagasan kolaborasi nasional melalui pelaksanaan tes narkoba berbasis desa, edukasi bahaya narkoba, serta penguatan peran BPD sebagai garda sosial dalam menjaga ketahanan masyarakat desa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
3. Ke-tiga melakukan kunjungan ke Kantor Staf Presiden (KSP)
Kunjungan ini di lakukan di Kantor Staf Presiden sebagai forum penyampaian aspirasi nasional BPD dan penyerahan pokok-pokok Naskah Perjuangan BPD, yang memuat perjuangan peningkatan tunjangan dan dukungan operasional BPD di seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, PABPDSI menegaskan bahwa BPD merupakan lembaga strategis desa yang memiliki fungsi representasi masyarakat, legislasi desa, pengawasan pembangunan, serta mitra penting pemerintah dalam menyukseskan program-program prioritas nasional.
Dalam rangkaian kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PABPDSI, H. Fery Radiansyah, ST, MM. terlihat juga mendampingi jajaran pengurus pusat dan ketua-ketua satgas nasional DPP PABPDSI seperti;
Ketua Satgas PABPDSI untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ezi Fitriana.
Ketua Satgas PABPDSI untuk Program Desa Bersinar, Lesty.
Ketua Satgas PABPDSI untuk Penyelesaian Sengketa Agraria, Alhusori.
Serta sejumlah Ketua PABPDSI Provinsi dari berbagai daerah antara lain;
Provinsi Jawa Barat,
Provinsi Jambi,
Provinsi Sumatera Barat,
Provinsi Sumatera Selatan, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan tiga agenda strategis Nasional dalam suasana kebersamaan dan persatuan dengan semangat komitmen membangun desa tersebut, berlangsung sukses.
(Red)




