BerandaBERITADugaan Keracunan MBG di SMAN 1 Sampang, SPPG Dihentikan Sementara

Dugaan Keracunan MBG di SMAN 1 Sampang, SPPG Dihentikan Sementara

Cilacap | Mikanews — Sejumlah siswa SMAN 1 Sampang, Kabupaten Cilacap, mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejumlah peserta didik mengalami keluhan kesehatan berupa mual, muntah, hingga lemas, diduga setelah mengonsumsi hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari sebelumnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap bergerak cepat bersama BPOM melakukan pemeriksaan menyeluruh, sementara operasional penyedia makanan dihentikan sementara.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Hasanuddin, menjelaskan bahwa keluhan dialami siswa tidak terjadi secara serentak.

Ada yang merasakan mual sejak Sabtu malam, sebagian lainnya baru mengeluh pada Minggu pagi hingga siang.

“Yang terpenting saat ini adalah penanganan kesehatan anak-anak kita. Tim medis sudah berada di lokasi memberikan pelayanan. Langkah berikutnya: pemeriksaan lokasi penyediaan makanan dan pengambilan sampel,” ujar Hasanuddin, Minggu (27/9/2026).

Sampel yang dibawa ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Tengah meliputi sisa makanan jenis ompreng serta muntahan dari siswa yang sakit.

Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam kurun waktu 2 × 24 jam.

Pernyataan Pihak Sekolah:
Fokus Pemulihan Siswa, Kerja Sama Penuh;
Kepala Sekolah SMAN 1 Sampang menyampaikan pernyataan resmi terkait peristiwa ini:

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Prioritas utama sekolah saat ini adalah memastikan seluruh siswa yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan medis yang tepat dan segera. Kami berkoordinasi erat dengan orang tua, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan,” ungkap Kepala Sekolah.

Disampaikannya, pihak sekolah juga mengonfirmasi;
– Jumlah siswa yang melaporkan keluhan kesehatan terus dipantau;
– Siswa yang masih memerlukan perawatan tetap dalam pengawasan medis;
– Sekolah memberikan ruang istirahat dan pendampingan bagi yang masih berada di lingkungan sekolah;
– Seluruh proses pemeriksaan di lokasi dilakukan dengan transparan dan terbuka;
– Sekolah mendukung sepenuhnya penghentian sementara pasokan makanan hingga hasil lab keluar dan dinyatakan aman.

“Kami mohon doa agar anak-anak segera pulih. Sekolah tidak akan mengizinkan pasokan makanan kembali sebelum ada jaminan keamanan yang jelas dari pihak berwenang,” tegasnya.

SPPG Sampang Dihentikan Sementara Hingga Penuh Syarat Higiene.

Pemerintah Kabupaten Cilacap memutuskan menghentikan sementara operasional Satuan Pelaksana Pengelola Gizi (SPPG) yang menyuplai makanan ke SMAN 1 Sampang.

Penghentian ini berlaku hingga penyedia makanan memenuhi kembali seluruh persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan tegas.

Program MBG mulia tujuannya, namun keamanan, kebersihan, dan kelayakan makanan adalah syarat yang tidak dapat ditawar.

Hingga berita ini diturunkan, perkembangan dan pemantauan atas hasil lab masih terus berlanjut, bahkan terkait kondisi siswa yang sakit terus dipantau, meski sebagian sudah mulai membaik;

Pengambilan dan pengiriman sampel ke laboratorium telah selesai;

Sementara pemeriksaan sarana dan prasarana dapur penyedia makanan masih berjalan.

Demikian juga Koordinasi antara sekolah, orang tua, Dinas Kesehatan, BPOM, dan pengelola program terus diperketat;

Masyarakat diimbau tenang namun tetap waspada, melaporkan jika ada keluarga yang mengalami gejala serupa.

Semua pihak menantikan hasil laboratorium yang akan menjadi dasar penentuan langkah selanjutnya, apakah dapat beroperasi kembali atau ada perbaikan menyeluruh.
(Red)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini