PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan kantor pelayanan imigrasi di daerah tersebut. Komitmen itu disampaikan langsung Bupati Pasaman Barat, Yulianto, saat menerima kunjungan perwakilan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam di ruang kerjanya, Selasa (23/6).
Pembangunan Kantor Imigrasi menjadi salah satu langkah strategis yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat Pasaman Barat. Dalam pertemuan yang juga dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tersebut, dibahas berbagai tindak lanjut rencana pengoperasian kantor pelayanan imigrasi, termasuk usulan hibah lahan sebagai lokasi pembangunan kantor.
Bupati Yulianto mengatakan, kehadiran kantor imigrasi di Pasaman Barat merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan keimigrasian. Selama ini, masyarakat Pasaman Barat masih harus menempuh perjalanan cukup jauh ke Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam untuk mengurus paspor maupun dokumen keimigrasian lainnya.
“Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyambut baik rencana ini. Selama ini masyarakat Pasaman Barat sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam. Namun, masyarakat masih harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mengurus berbagai keperluan keimigrasian,” ujar Yulianto.
Kantor Imigrasi Pasaman Barat diyakini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Selain mempermudah akses layanan, keberadaan kantor tersebut juga akan mempercepat proses administrasi, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta mengurangi biaya dan waktu perjalanan masyarakat dalam mengurus dokumen perjalanan ke luar negeri.
Tidak hanya berdampak pada pelayanan publik, keberadaan kantor imigrasi juga diperkirakan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudahan pelayanan keimigrasian dinilai akan menunjang aktivitas investasi, pendidikan, serta mobilitas masyarakat yang membutuhkan dokumen perjalanan internasional.
Dalam rapat koordinasi tersebut, berbagai aspek teknis turut dibahas, mulai dari kesiapan lahan, dukungan pemerintah daerah, hingga tahapan administrasi yang harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Pembahasan ini menjadi langkah awal untuk mempercepat realisasi pembangunan fasilitas pelayanan keimigrasian di Pasaman Barat.
Sejumlah OPD yang hadir juga menyatakan kesiapan untuk mendukung proses koordinasi, kajian teknis, serta pemenuhan berbagai persyaratan administrasi yang diperlukan. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat terwujudnya pembangunan kantor imigrasi yang telah lama diharapkan masyarakat.
Bupati Yulianto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan terus mendukung setiap upaya peningkatan pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Harapan kita bersama, masyarakat Pasaman Barat nantinya dapat memperoleh pelayanan keimigrasian yang lebih dekat, mudah, dan berkualitas. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mendukung terwujudnya rencana ini,” tutup Yulianto. (Aulia)





