Hikmah Qurban di Suasana Idul Kurban
Oleh : Gusmizar
Pranata Humas Ahli Muda pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, dan Praktisi Jurnalis di Pasaman Barat
MENGUTIP Kamus
Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi kurban adalah persembahan kepada Allah SWT sebagai bentuk atau wujud ketaatan muslim kepada Allah SWT. Sebagai umat Islam, ada banyak hikmah yang akan didapat saat Anda berkurban, di antaranya.
1. Meningkatkan Ketakwaan dan Lebih Dekat dengan Tuhan
Dalam Hadits Ibnu Majah tertulis yang artinya:
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mendapatkan dirinya dalam keadaan lapang, lalu Ia tidak berkurban, maka janganlah Ia mendekati tempat shalat Idul Fitri kami,” (HR.Ahmad & Ibnu Majah).
“Daging (hewan kurban) dan darahnya sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah Dia mengarahkannya kepadamu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang muhsin,” (QS. Al Hajj : 37).
2. Garis Ibadah yang Paling Disukai Allah SWT
Ternyata salah satu ibadah atau amalan sunnah yang paling disukai Allah SWT saat umat Islam berkurban.
Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari terhenti nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan kuku-kukunya, dan bulu-bulunya.
3. Mensyiarkan Islam melalui Kisah Nabi Ibrahim
Ibadah berkurban menjadi media untuk mensyiarkan agama Islam. Berlandaskan perintah yang diterima Nabi Ibrahim untuk menyembelih anak.
Meskipun pada akhirnya Allah mengganti keturunannya dengan seekor unta, akan tetapi rasa bentuk ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah yang perlu disyiarkan ke seluruh umat di dunia. Seperti yang tertulis dalam surat Al Hajj yang artinya:
4. Dapatkan Ganjaran Pahala di Setiap Helai Bulu Hewan Kurban
Anda tahu bahwa janji Allah mendatangkan pahala bagi yang berkurban tidak sebatas saat Anda berniat dan berkurban. Ternyata di setiap tanduk, kuku hingga setiap helai bulu hewan kurban akan memberikan ganjaran pahala yang bagi yang berkurban.
Baca juga: Kapolsek Talamau Tegas Larang Tambang Ilegal: Operasi Penegakan Hukum Digelar di Kasiak Putiah
5. Mensucikan Diri Sendiri dan Harta
Selain berzakat, bersedekah dan berkurban juga bisa dijadikan wadah untuk mensucikan diri sendiri dan harta kekayaan. Tak perlu dikatakan, baik Anda mengetahuinya ataupun tidak, mungkin ada bagian-bagian yang haram di dalam rezeki Anda.
Untuk mensucikan atas harta dan diri Anda selama satu tahun tersebut, Anda bisa berbuat baik dengan cara bersedekah melalui daging kurban. Dalam Hadits Tirmidzi tertulis:
Setiap kebaikan adalah sedekah, yang berfungsi untuk menyucikan diri dan harta. Ibadah Kurban adalah amal kebaikan yang sangat disukai Allah di Hari Raya Idul Adha,” (HR. Tirmidzi).
6. Mensyiarkan dan Meningkatkan Rasa Kepedulian Sosial
Bagi yang berkurban, tidak semua daging hewan kurban akan Anda nikmati sendiri. Ada aturan tersendiri mengenai berapa besaran daging hewan kurban yang akan diberikan kepada yang berkurban.
Sedangkan sisa daging kurbannya akan dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat sekitar termasuk orang-orang penerima daging kurban.
7. Menumbuhkan Rasa Syukur dan Ikhlas
Pandai bersyukur termasuk ibadah sunnah yang wajib dimiliki setiap umat Islam. Rasanya akan jadi percuma bila Anda rajin mendengarkan namun sulit untuk merasakan syukur dan ikhlas.
Karena pada dasarnya setiap rezeki yang Anda dapatkan datangnya dari Allah SWT. Dan, seluruh yang ada di muka bumi ini hanya milik Allah.
Sebagai umat Islam, Anda harus ikhlas bila sewaktu-waktu apa yang menjadi milik Anda hilang. Di saat Anda mendapatkan rezeki tertentu pun Anda harus bersyukur kepada Allah SWT.
8. Melatih kebiasaan Berzikir
Salah satu amalan sunnah saat Anda berkurban yakni melantunkan basmallah, zikir dan takbir saat menyembelih hewan kurban. Secara khusus dalam Surat Al Hajj tertulis perintah bertakbir selama 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah .
Allah SWT berfirman: “Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan,” (QS. Al Hajj : 28).
9. Melatih Diri Meninggalkan Larangan-Nya
Baik umat Islam yang berkurban maupun yang tak berkurban, seluruh umat Islam diwajibkan untuk melakukan perintah-perintah Allah SWT.
Mulai dari puasa sunnah sebelum Hari Raya Idul Adha, melangsungkan shalat Ied Adha, dan amalan sunnah khusus bagi orang yang berkurban. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa:
“Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzulhijjah (maksudnya telah memasuki 1 Dzulhijjah,) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shohibul qurban tidak memotong rambut dan kukunya,” (HR. Muslim).
10. Melatih Diri Terhindar dari Sifat Buruk
Hikmah yang terakhir yakni melatih diri untuk menghindari sifat buruk, seburuk sifat binatang. Beberapa di antaranya sifat rakus, serakah, tamak dan egois ingin menang sendiri.
Itulah hikmah qurban yang akan Anda dapatkan saat ikhlas dan ridho menyisihkan sebagian harta untuk berkurban. (*)





