BerandaDAERAHJajaran Kankemenag Pasbar, Ikuti Peringatan Tahun Baru Islam

Jajaran Kankemenag Pasbar, Ikuti Peringatan Tahun Baru Islam

Pasaman Barat | Mikanews.id – Keluarga besar Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pasaman Barat, Rabu (24/6) memperingati tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 di aula kantor itu, Simpang Empat. Sebagai pemateri pada kesempatan itu, Muzardin, pengurus AGPAII Pasaman Barat.

Selain kepala kantor, ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan jajaran. Peringatan tahun baru hijriah ini, diikuti kepala madrasah negeri, kepala KUA (Kantor Urusan Agama), pengurus APRI (Assosiasi Penghulu Republik Indonesia), IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia), AGPAII (Assosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia), FKPP (Forum Koordinasi Pimpinan Pondok Pesantren) se Pasaman Barat.

Ustad Muzardin, melalui tausiyahnya sampaikan, paling tidak ada tiga hal menjadi prinsip dan dilaksanakan dari peringatan tahun baru Islam, seperti diperingati keluarga besar Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat ini adalah, Satu. Sebagai pusat peradaban, dengan melaksanakan ajaran Islam, sesuai aturan dan ketentuan yang diuraikan dalam syari’at Islam.

Dua. Sebagai ajang pertemuan antara kelompok muhajirin dan anshar, untuk memperkuat penyebaran syiar Islam, terutama di Jazirah Arab waktu itu. Tiga. Sebagai komitmen untuk menguasai simpul-simpul kekayaan alam, berupa mata air dan pasar,

Selain itu, peringatan tahun baru hijriah, ulas Muzardin, Pertama. Sebagai muhasabah atau evaluasi diri atas rutinitas yang dilakukan dalam melaksanakan ibadah maupun urusan kedinasan.

Kedua. Sebagai sarana melakukan proyeksi atau perencanaan terhadap pekerjaan atau amalan yang dilakukan, mulai saat ini hingga ke depan, dengan kiat dan langkah-langkah yang dilakukan. Ketiga. Sebagai momentum untuk meningkatkan potensi diri, agar lebih baik dan berkualitas

Kepala Kantor, Thomas Febria, mengatakan, pergantian tahun hijriah tidak hanya sebagai pergantian kalender, tapi menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri, guna memperbaiki kualitas kehidupan di masa mendatang.

“Tahun Baru Islam hendaknya diisi dengan berbagai kegiatan positif seperti zikir, doa, dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Sehingga momen peringatan tahun baru, bukan sekedar rutinitas yang dilakukan setiap tahun”, katanya.

Sesuai tema peringatan tahun baru Islam yang digagas Kementerian Agama, yaitu Menebar Maslahah, Menguatkan Umat, pihaknya atas nama keluarga besar Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat mengajak segenap ASN (Aparatur Sipil Negara) bersama masyarakat meningkatkan kualitas ilmu, amal, iman dan pengabdian kepada Allah SWT.

“Kita isi tahun baru Islam dengan zikir, doa, dan rasa syukur agar tahun yang akan datang mendapatkan berkah, kesehatan, dan perlindungan dari Allah SWT,. Kondisi yang damai akan mendukung masyarakat dalam menjalankan ibadah, pendidikan, serta aktivitas ekonomi dengan baik”, tambah Thomas Febria, mengajak. (gmz)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini