BerandaDAERAHPemkab Pasbar Matangkan Tahapan Pilwana Serentak 2026

Pemkab Pasbar Matangkan Tahapan Pilwana Serentak 2026

Pasbar | Mikanews : Pemerintah kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mematangkan tahapan Pilwana serentak 2026 yang dilaksanakan dengan E-Voting.

Rapat Persiapan Pilwana Serentak 2026, yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah pada Selasa (23/6/2026) lalu tersebut merupakan kunci sukses dan lancarnya pesta demokrasi tingkat nagari.

Pemkab Pastikan Syarat Calon Transparan & Dukung Logistik Listrik Hingga Kesehatan.

Pada rapat teknis tersebut, dibahas seluruh tahapan agar Pilwana dapat berjalan lancar dan sesuai regulasi, demikian juga tata cara pendaftaran calon yang akan segera dibuka pada awal Juli 2026 serta kesiapan ke 87 nagari untuk melaksanakan pencoblos Digital pada September-Oktober 2026.

Dengan demikian demokrasi tingkat nagari di Kabupaten Pasaman Barat akan memasuki babak baru yang lebih modern, dengan menggunakan sistem elektronik atau e-voting.

Dalam rapat teknis yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Pasbar, Doddy San Ismail ditegaskan bahwa Pemkab terus berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, bebas kendala, dan sesuai regulasi.

Jadwal Penting: Pendaftaran Calon 6-9 Juli 2026

Bagi warga Pasbar yang berminat memimpin nagari, catat tanggalnya!

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Syaikhul Putra, mengumumkan bahwa pendaftaran bakal calon wali nagari akan dibuka mulai 6 hingga 9 Juli 2026.

“Pendaftaran terbuka bagi seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan. Kami ingin proses ini inklusif namun tetap ketat dalam verifikasi,” ujar Syaikhul Putra.

Pelaksanaan pencoblosan sendiri dijadwalkan berlangsung secara serentak di 87 nagari se-Kabupaten Pasaman Barat pada periode 17 September hingga 20 Oktober 2026.

Penggunaan e-voting diharapkan dapat mempercepat rekapitulasi suara dan meminimalisir sengketa hasil pemilihan.

Antisipasi Kendala Administrasi: Ijazah & Legalitas

Rapat teknis juga membahas potensi hambatan administratif yang sering menjadi batu sandungan calon.

Salah satu fokus utama adalah validasi ijazah.
Pemkab memberikan catatan khusus bagi calon yang memiliki ijazah dari luar Sumatera Barat atau ijazah yang belum dilegalisasi.

“Hal-hal seperti legalisasi ijazah perlu disepakati sejak awal agar tidak menimbulkan kendala saat verifikasi administrasi oleh Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN),” jelas Syaikhul Putra.

Ini merupakan bentuk kepastian hukum agar tidak ada calon yang gugur hanya karena masalah administratif yang sebenarnya bisa diselesaikan di muka.

Sinergi Lintas Sektor: Dari PLN hingga BNNK

Keberhasilan e-voting sangat bergantung pada dukungan infrastruktur dan kesehatan mental-fisik calon.

Sekda Doddy San Ismail menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi.

Berikut adalah dukungan kunci yang telah dikoordinasikan:

PT PLN (Persero):
Menjamin kestabilan pasokan listrik di seluruh TPS selama hari pemungutan suara agar mesin e-voting tidak mati.

Fasilitas Kesehatan:
Menerbitkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani bagi para calon.

BNNK Pasaman Barat: Menerbitkan surat keterangan bebas narkoba sebagai syarat mutlak integritas calon pemimpin.

Panitia (PPWN): Melakukan verifikasi dan validasi data calon secara teliti dan transparan.

Sekda Doddy San Ismail mengajak seluruh peserta rapat, termasuk tokoh masyarakat dan perangkat nagari, untuk bersikap proaktif, serta cegah masalah.

“Pilwana akan dilaksanakan di 87 nagari. Tentu diperlukan persiapan yang matang. Kami mengharapkan masukan konstruktif agar tidak muncul permasalahan di kemudian hari, khususnya terkait persyaratan dan mekanisme pemilihan,” tegas Doddy.

Dengan persiapan yang matang dan teknologi yang mendukung, Pemkab Pasbar optimis Pilwana Serentak 2026 akan melahirkan pemimpin-pemimpin nagari yang berkualitas, amanah, dan dipilih melalui proses yang bersih serta modern.

Kepala DPMN, Syaikhul Putra,
mengingatkan kepada peserta, beberapa poin penting agar di Sosialisasikan ke Masyarakat yakni;
– Ingatkan Tanggal Pendaftaran: 6-9 Juli 2026 adalah momen krusial bagi bakal calon.

– Edukasi E-Voting:
Jelaskan bahwa e-voting berarti lebih cepat, akurat, dan minim kecurangan kertas suara.

– Syarat Calon:
Tekankan pentingnya kelengkapan dokumen (ijazah, sehat, bebas narkoba) sejak dini untuk menghindari diskualifikasi mendadak.

– Peran Warga:
Meskipun memilih wali nagari, partisipasi warga dalam mengawal proses verifikasi calon sangat penting untuk memastikan pemimpin yang terpilih benar-benar berkualitas.

INFOGRAFIS:
Jalan menuju Pilwana Pasbar 2026 dengan demokrasi digital untuk Nagari yang Maju.

1. FASE PERSIAPAN & PENDAFTARAN CALON WALI NAGARI; 6 – 9 Juli 2026

Pendaftaran calon wali nagari terbuka untuk seluruh warga Pasbar yang memenuhi syarat.

Pastikan dokumen lengkap: Ijazah (terlegalisasi), SK Sehat Jasmani/Rohani, & Surat Bebas Narkoba dari BNNK.

2. FASE VERIFIKASI & KAMPANYE Juli – Agustus 2026
Sedangkan untuk Verifikasi Administrasi dilakukan oleh PPWN.

Panitia memeriksa kelengkapan syarat calon.
Catatan: Bagi calon dengan ijazah luar Sumbar/ belum legalisir, segera urus sebelum batas waktu!

Masa Kampanye & Debat Kandidat, merupakan sosialisasi visi-misi secara langsung dan digital.

3. HARI- H PEMUNGUTAN SUARA (E-VOTING)
17 September – 20 Oktober 2026
merupakan Pelaksanaan pencoblosan Digital yang digelar serentak di 87 Nagari.

Pemilihan dengan menggunakan sistem E-Voting (Cepat, Akurat, Transparan).

Dukungan Logistik: PLN menjamin listrik stabil, Faskes & BNNK siap verifikasi kesehatan calon.

4. HASIL & PELANTIKAN
Hasil dan pelantikan dipersiapkan sejak Oktober – November 2026

Rekapitulasi Otomatis & Penetapan Pemenang, merupakan hasil keluar instan tanpa hitung manual lama.

Pelantikan Wali Nagari terpilih.

CHECKLIST UNTUK WARGA & CALON:

Cek DPT: Pastikan nama Anda sudah terdaftar sebagai pemilih di nagari domisili KK.

Siapkan Dokumen (Untuk Calon): Ijazah asli & fotokopi legalisir, Surat Keterangan Sehat, Surat Bebas Narkoba.

Pahami E-Voting: Satu NIK = Satu Suara. Tidak bisa mencoblos ganda.

Jaga Kondusifitas:
Hindari hoaks dan politik uang. Pilih berdasarkan kapasitas & integritas.

(Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini