PASAMAN BARAT, Mikanews.id — Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berbasis elektronik di Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, mendapat perhatian langsung dari Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan.
Keduanya turun langsung memantau proses pemungutan suara di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), Minggu (20/9). Dalam pemantauan tersebut, Bupati dan Wabup melihat langsung antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak pilih.
Bupati Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka mengunjungi enam TPS yang tersebar di wilayah Kecamatan Ranah Batahan.
Enam TPS yang dipantau tersebut terdiri dari TPS Nagari Batahan dengan 414 daftar pemilih tetap (DPT), TPS Batahan Tengah dengan 446 DPT, serta TPS 04 Desa Baru yang memiliki 280 DPT.
Selanjutnya, rombongan meninjau TPS 03 Nagari Desa Baru dengan 554 DPT, TPS 03 Nagari Desa Baru Barat sebanyak 584 DPT, dan TPS 03 Batahan Barat dengan 546 DPT.
Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan Pilwana berbasis elektronik di sejumlah TPS tersebut berjalan lancar dan tertib.
Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan Pilwana berbasis elektronik.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kepedulian dalam menentukan sosok yang akan memimpin pemerintahan nagari.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Pilwana berbasis elektronik. Tingginya animo masyarakat menunjukkan kepedulian dalam menentukan pemimpin nagari untuk masa mendatang,” ujar Yulianto.
Ia juga mengingatkan bahwa wali nagari yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat harus mampu menjalankan amanah tersebut dengan baik.
Selain menjalankan pemerintahan nagari, wali nagari terpilih diharapkan mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak.
“Siapa pun yang mendapat amanah dari masyarakat nantinya harus benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat. Yang terpenting, wali nagari terpilih harus mampu membangun komunikasi dengan Bupati, Wakil Bupati, Sekda, anggota DPRD, OPD, camat, hingga tokoh masyarakat, terutama di tengah kondisi anggaran saat ini,” katanya.
Yulianto menilai komunikasi lintas pihak menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan nagari. Sinergi tersebut dibutuhkan agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan efektif dan kebutuhan masyarakat dapat ditangani.
Pemantauan Pilwana di Kecamatan Ranah Batahan juga menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap pelaksanaan setiap tahapan pemilihan wali nagari berbasis elektronik.
Pemerintah daerah memastikan proses Pilwana berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin nagari.(Aulia)





