JAKARTA | Mikanews.id : POLRI Terus Peduli, di tengah musibah gempa yang mengguncang NTT, kepedulian terhadap sesama adalah energi paling kuat yang mampu meringankan beban saudara-saudara kita.
Setiap kilogram bantuan yang dikirim Polri — dari obat-obatan yang menyelamatkan nyawa, selimut yang menghangatkan tubuh, hingga mainan anak yang mengembalikan senyum di wajah kecil — adalah bukti nyata bahwa di negara ini, kita semua adalah satu keluarga besar.
Ketika jalur darat sulit ditembus, Polri menerjunkan pesawat dan helikopter agar tidak ada saudara sebangsa yang tertinggal tanpa bantuan.
Informasi ini penting bukan sekadar untuk mengetahui jumlah tonase yang dikirim, melainkan untuk mengingatkan kita semua:
di manapun saudara kita tertimpa musibah, kepedulian dan solidaritas bangsa ini akan selalu hadir menjangkau mereka.
Kepedulian terhadap sesama saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah terus ditunjukkan secara nyata oleh Polri.
Melalui Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Polri secara berturut-turut mengirimkan bantuan logistik kemanusiaan menggunakan pesawat CN 295 dan helikopter Bell 429 menuju wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hingga kini, total 247,66 ton bantuan logistik telah disalurkan — terdiri dari obat-obatan, selimut, kasur lipat, pakaian, bahan makanan, perlengkapan pengungsian, serta kebutuhan dasar lainnya — sebagai bukti nyata: Polri terus hadir, peduli, dan memastikan saudara sebangsa yang membutuhkan segera tertangani dan terbantu.
Polri mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana gempa di NTT dengan mengandalkan jalur udara sebagai sarana distribusi paling cepat.
Pada Rabu (19/8/2026), pesawat CN 295 registrasi P-4501 mengangkut 1.440 kilogram (1,44 ton) logistik dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, menuju Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.
Bantuan dilanjutkan keesokan harinya, Kamis (20/8/2026), dengan pengiriman tambahan 2.102 kilogram logistik — termasuk bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari dan Bhayangkari Polda Kalimantan Barat.
Selain itu, Helikopter Bell 429 registrasi P-3202 juga diterjunkan untuk menjangkau wilayah terpencil seperti Pacuan Kuda Reo, Kabupaten Manggarai, mengangkut sekitar 100 kilogram kebutuhan mendesak berupa makanan, perlengkapan tidur, dan kebutuhan harian lainnya.
Secara keseluruhan, Polri telah mengerahkan 236 personel BKO ke Polda NTT — diperkuat kemampuan SAR & evakuasi, pelayanan kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, hingga pendistribusian bantuan.
Kapolri secara langsung juga telah menyalurkan 3.500 paket bantuan sosial, 500 mainan anak, tandon air, serta puluhan boks obat-obatan kepada warga di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
ADAPI DETAIL BANTUAN YANG TELAH DISALURKAN:
– Obat-obatan: 14 koli / 94 kg
– Selimut: 7 koli / 586 kg
– Sarung: 5 koli / 340 kg
– Kasur lipat: 120 unit / 420 kg
– 130 kasur busa lipat (420 kg) — bantuan dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari
– 38 karung pakaian (1.682 kg) — bantuan dari Bhayangkari Polda Kalimantan Barat
Total keseluruhan hingga kini:
– 247,66 ton bantuan logistik dari Mabes Polri & lima Polda jajaran
– 236 personel BKO dikerahkan ke Polda NTT untuk berbagai tugas kemanusiaan & keamanan
– Bantuan langsung Kapolri: 3.500 paket bansos, 500 mainan anak, 10 tandon air, 36 boks obat, kasur, dll.
Demikian disampaikan secara resmi melalui pernyataan Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko:
“Pengiriman jalur udara merupakan langkah strategis mempercepat distribusi logistik agar kebutuhan masyarakat terdampak segera terpenuhi. Polri akan terus hadir dan memberikan dukungan — baik melalui pengerahan personel, pelayanan kemanusiaan, maupun pendistribusian bantuan. Kami berharap seluruh bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu percepatan pemulihan pascabencana.” terangnya.
(Red)
Catatan Redaksi :
Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap sesama, sebab kepedulian bukan sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata untuk hadir, mengirimkan bantuan, mendukung pemulihan, dan merawat harapan bersama di tengah masa sulit.





