Argamakmur | mikanews — Sebanyak 8.864 siswa di Kabupaten Bengkulu Utara menerima seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara. Program ini menyasar siswa tingkat SD dan SMP di seluruh wilayah kabupaten.
Penyerahan seragam dilakukan di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, Kecamatan Arga Makmur, pada Kamis, 14 September 2026.
Penyerahan Seragam Gratis dipimpin langsung Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap., bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Utara.
Dari total penerima, 4.998 siswa merupakan pelajar tingkat SD, sedangkan 3.866 siswa lainnya berasal dari tingkat SMP.
Program tersebut dirancang untuk membantu meringankan kebutuhan orang tua dalam membiayai perlengkapan sekolah anak.
Bupati Arie Septia Adinata menegaskan, pemberian seragam gratis tidak dimaksudkan sekadar menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat.
“Tujuannya jelas: meringankan beban orang tua murid agar anak-anak tetap bisa sekolah dan belajar dengan tenang,” ujar Arie.
Ia berharap seragam yang diterima para siswa dapat meningkatkan semangat mereka dalam mengikuti kegiatan pendidikan.
“Semoga seragam ini membangkitkan semangat mereka, dan cita-cita anak-anak Bengkulu Utara dapat tercapai,” katanya.
Pelaksanaan program ini juga mendapat perhatian karena dilakukan dalam kondisi efisiensi anggaran. Arie mengapresiasi jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta seluruh staf yang terlibat.
“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti berbuat baik bagi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Dampak bantuan tersebut dirasakan langsung oleh orang tua siswa. Salah satunya Suryati, warga Kecamatan Arga Makmur, yang hadir dalam penyerahan seragam.
Suryati mengaku terbantu karena memiliki tiga anak yang masih bersekolah. Menurutnya, kebutuhan seragam menjadi salah satu pengeluaran yang cukup terasa bagi keluarga.
“Saya sangat bersyukur. Dengan tiga anak yang bersekolah, biaya seragam memang terasa berat bagi kami,” ungkap Suryati.
Ia mengatakan bantuan tersebut membuat anak-anaknya dapat bersekolah dengan seragam yang layak tanpa menambah beban pengeluaran keluarga untuk kebutuhan tersebut.
“Bantuan ini sangat meringankan beban kami, sehingga anak-anak bisa sekolah dengan rapi dan percaya diri. Terima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran yang telah memperhatikan kami,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap program seragam sekolah gratis dapat terus berkelanjutan.
Target akhirnya adalah memberikan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan anak sehingga perlengkapan sekolah tidak menjadi beban yang menghambat mereka dalam menuntut ilmu.
Dengan 8.864 siswa penerima, program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah yang langsung menyentuh kebutuhan siswa dan keluarga di Bengkulu Utara. (Red)





