PAYAKUMBUH | mikanews.id — Menjelang Konferensi Pemilihan Ketua PWI Luak Limapuluh Kota, panggung persaingan kini diisi tiga nama yang telah resmi mendaftar: Wandi Syamsir, Rio Jorong, dan Aspon Dedi “Popon”. Namun di tengah ketiganya, suara dari kalangan anggota muda menyatu dan menunjuk satu nama yang senantiasa berdiri paling depan: Aspon Dedi.
Bukan sekadar suara perorangan — 19 anggota muda PWI Luak Limapuluh bersatu menyampaikan pandangan ini.
Meski belum memiliki hak pilih, kehadiran mereka di organisasi ini membuat mereka tak tinggal diam mengamati siapa yang pantas memimpin.
“Kami belum punya hak masuk ke bilik suara, tapi kami punya mata untuk melihat siapa yang selama ini selalu ada, selalu mendengar, dan selalu berjalan bersama kami. Dan nama itu selalu sama: Aspon Dedi Popon,” tegas perwakilan mereka.
Bagi para anggota muda ini, Aspon Dedi bukan sosok yang baru muncul saat pemilihan tiba. Selama ini beliau dikenal sebagai sosok yang selalu terdepan, saat ada kesulitan, saat ada kegiatan, saat ada yang butuh bimbingan, namanya yang pertama kali hadir.
“Beliau tidak menunggu kami yang datang ke pintunya. Beliau yang mendekat, bertanya, dan memberi ruang bagi kami yang baru melangkah. Pemimpin seperti inilah yang kami butuhkan — bukan yang berdiri di atas, melainkan yang berjalan di depan, membimbing, dan tak membiarkan siapa pun tertinggal,” ucapnya.
Dukungan ini bukan berarti meremehkan dua nama lain yang bertanding. Wandi Syamsir dan Rio Jorong juga sosok yang dihormati. Namun bagi 19 anggota muda ini, rekam jejak keterdekatan dan kepedulian Aspon Dedi tak tergantikan.
“Siapa pun yang terpilih nanti, kami hormati. Tapi hari ini, suara kami tegas, dari 19 kami, harapan kami satu arah: Aspon Dedi Popon. Selalu terdepan, selalu di depan kami.”
Berkas ketiga calon kini menunggu verifikasi di PWI Sumatera Barat sebelum nomor urut ditetapkan dan kampanye resmi dimulai. Hari-hari menjelang pemilihan kian menegangkan, namun bagi para anggota muda ini, pilihannya sudah bulat.
“Biarlah pertandingan berjalan adil. Tapi satu hal tak berubah: sosok yang selalu ada di depan kami, tetap di depan. Aspon Dedi Popon — pilihan kami.”
Konferensi Pemilihan Ketua PWI Luak Limapuluh Kota periode 2026–2029 akan digelar dalam waktu dekat.
(Aweng)





