PASAMAN BARAT, MIKANEWS.ID – Pembangunan penahan tebing Sungai Batang Pasaman di kawasan Pasir Tampang, Jorong Pasir Bintungan, Nagari Air Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
Warga menilai konstruksi bangunan yang sedang dikerjakan terlihat lebih kokoh, rapi, dan berkualitas dibandingkan proyek serupa yang pernah dilaksanakan sebelumnya. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu melindungi permukiman dari ancaman abrasi dan pengikisan tebing sungai.
Apresiasi itu muncul karena kondisi permukiman warga selama ini cukup mengkhawatirkan. Jarak antara tebing sungai dan rumah penduduk hanya sekitar lima meter. Kondisi tersebut membuat masyarakat dihantui kecemasan, terutama ketika hujan deras menyebabkan debit air Sungai Batang Pasaman meningkat.
Tokoh masyarakat setempat, Mardianto, mengatakan pembangunan penahan tebing tersebut menjadi harapan besar bagi warga yang selama ini merasa terancam oleh kondisi aliran sungai.
“Kami mewakili masyarakat Pasir Tampang mengucapkan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait serta pihak kontraktor. Pembangunan penahan tebing kali ini benar-benar memuaskan. Konstruksinya terlihat jauh lebih kokoh, rapi, dan berkualitas tinggi dibandingkan pengerjaan sebelumnya,” ujar Mardianto kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, ancaman pengikisan tebing sungai selama ini menjadi persoalan serius bagi masyarakat. Saat hujan lebat, warga kerap khawatir arus sungai akan mengikis tebing hingga mengancam keselamatan rumah mereka.
“Dulu setiap hujan lebat, tidur kami tidak nyenyak karena takut air mengikis tebing dan merobohkan rumah. Sekarang, dengan adanya penahan tebing yang kualitasnya sangat baik ini, kami merasa jauh lebih tenang dan terlindungi,” ungkapnya.
Selain kualitas konstruksi, Mardianto juga mengapresiasi kecepatan pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Menurut warga, pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan tetap memperhatikan kualitas pengerjaan.
Progres Pekerjaan Sudah 70 Persen
Sementara itu, pelaksana proyek pembangunan penahan tebing Sungai Batang Pasaman dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, Hen, menyampaikan bahwa progres pekerjaan saat ini telah mencapai 70 persen.
Ia mengatakan pihaknya terus mempercepat pekerjaan agar pembangunan dapat diselesaikan sebelum batas akhir waktu kontrak.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih atas penilaian positif dari masyarakat. Saat ini pekerjaan terus kita kebut secara maksimal di lapangan. Insyaallah, progresnya sudah mencapai 70 persen dan kami proyeksikan seluruh pekerjaan rampung pada akhir November atau paling lambat awal Desember mendatang,” jelas Hen.
Target penyelesaian tersebut diharapkan dapat segera diwujudkan agar masyarakat memperoleh manfaat dari keberadaan infrastruktur pelindung tebing sungai tersebut.
Bagi warga Pasir Tampang, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik. Keberadaan penahan tebing menjadi harapan untuk mengurangi risiko pengikisan sungai yang selama ini mengancam kawasan permukiman mereka.
Masyarakat pun berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap menjaga kualitas konstruksi. Dengan begitu, penahan tebing Sungai Batang Pasaman dapat memberikan perlindungan bagi warga secara optimal dan berkelanjutan. (Aulia)





