Arosuka, Mikanews | Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang bergerak cepat menanggapi dampak banjir bandang yang melanda Kecamatan Arosuka, Kabupaten Solok.
Tepat dalam kurun waktu 24 jam pascabencana, tim dan peralatan telah dikerahkan untuk menangani pergeseran alur sungai yang dinilai rawan memicu banjir susulan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BWS Sumatera V Padang, Reski Wahyudi, menjelaskan bahwa hasil pemetaan tim kaji cepat di lapangan menunjukkan alur sungai sepanjang dua kilometer telah bergeser akibat tertutup material batuan besar.
Kondisi ini sangat rawan dan dapat memicu banjir susulan jika tidak segera dikembalikan ke fungsi normalnya.
“Fokus utama kami saat ini adalah membuka dan merapikan kembali alur sungai agar aliran air kembali aman, sekaligus menjaga konektivitas jalur darat untuk mempermudah evakuasi dan penyaluran bantuan,” ujar Reski pada Selasa (22/9) malam.
Untuk mempercepat penanganan, BWS Sumatera V Padang menurunkan sejumlah unit alat berat:
– 3 Unit Ekskavator — pengerukan alur sungai, pembersihan material batu besar, serta pembersihan lumpur di kawasan pemukiman warga
– 2 Unit Mobile Pump — penyedotan genangan air di area pemukiman dan titik-titik penyumbatan kritis
Pekerjaan tanggap darurat akan terus berlangsung hingga ancaman banjir susulan dapat diminimalkan dan akses vital masyarakat kembali berfungsi normal.
(Red)





