Oleh : Gusmizar
Pranata Humas Ahli Muda pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, dan Praktisi Jurnalis di Pasaman Barat
Mikanews.id | Mengapa Nilai TKA Sangat Penting di SNBP 2026?, TES Kemampuan Akademik (TKA) adalah, asesmen terstandar nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Beda dengan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) sebagai dasar jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)
TKA dalam jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) berfungsi sebagai validator (penyeimbang) nilai rapor. TKA menguji kompetensi dasar siswa dalam beberapa bidang inti, yang diujikan.
Setidaknya ada lima alasan fundamental mengapa nilai TKA kini menjadi “kartu as” bagi siswa yang ingin lolos lewat jalur prestasi. Peran dan pengaruh TKA bagi siswa kelas XII atau kelas akhir di setiap lembaga pendidikan, sebagai,
1. Menghilangkan “Inflasi Nilai” Rapor
Salah satu tantangan terbesar dalam seleksi jalur prestasi adalah disparitas standar penilaian antar sekolah. Ada sekolah yang menerapkan standar nilai sangat ketat, namun ada pula yang cenderung memberikan nilai tinggi (inflasi nilai) untuk mendongkrak peluang siswanya.
Peran TKA: TKA memberikan standar yang seragam (standardized testing) secara nasional. Dengan TKA, PTN dapat melihat apakah nilai 90 di sekolah A memiliki kualitas kompetensi yang sama dengan nilai 90 di sekolah B.
2. Sebagai Instrumen Validasi Integritas
PTN kini lebih berhati-hati dalam menyeleksi calon mahasiswa. Nilai rapor yang konsisten naik dari semester 1 hingga 5 akan terlihat mencurigakan jika hasil TKA-nya justru anjlok di bawah rata-rata nasional. Sebaliknya, TKA menjadi bukti autentik bahwa prestasi akademik yang tercatat di rapor memang benar-benar mencerminkan kemampuan riil siswa.
Baca juga: Pemerintah Pastikan Kegiatan Haji 2026 Tetap Sesuai Jadwal
3. Penentu “Tie-Breaker” (Pemutus Seri)
Dalam persaingan masuk prodi favorit seperti Kedokteran, Teknik Informatika, atau Hukum, ribuan siswa seringkali memiliki rata-rata rapor yang hampir identik. Di titik inilah TKA berperan sebagai pemutus seri. Siswa dengan nilai TKA yang lebih unggul akan mendapatkan prioritas di atas mereka yang hanya mengandalkan rapor.
4. Meningkatkan Kepercayaan Diri PTN terhadap Input Mahasiswa
PTN menginginkan mahasiswa yang tidak hanya berprestasi di tingkat sekolah, tetapi juga siap menghadapi beban akademik perkuliahan. TKA mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills – HOTS), yang merupakan indikator kuat kesiapan mahasiswa dalam menjalani riset dan tugas-tugas kompleks di universitas.
5. Fleksibilitas Penilaian yang Lebih Adil
Menariknya, TKA tidak hanya berfungsi sebagai “pengoreksi ke bawah”. Jika seorang siswa memiliki nilai rapor yang mungkin kurang kompetitif namun hasil TKA-nya sangat luar biasa, beberapa PTN dapat mempertimbangkan hal tersebut sebagai tanda potensi tersembunyi” (hidden gem) yang layak diberikan kesempatan
Bidang studi yang diujikan selama siswa SMA, SMK dan MA (Madrasah Aliyah) mengikuti ujian TKA adalah, Satu. Literasi Bahasa Indonesia, Dua
Literasi Bahasa Inggris Tiga. Penalaran Matematika, dan Empat.
Mata pelajaran pilihan, sesuai keinginan atau sesuai arah dari siswa masing-masing.
TKA menjadi komponen pendukung penting dalam seleksi masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri), terutama melalui jalur SNBP (Prestasi). Sebagai indikator validasi prestasi akademik. TKA dirancang untuk mengukur capaian materi kurikulum, bukan sebagai bahan pertimbangan.
Sebagai langkah persiapan, siswa kelas 12 sebaiknya mempersiapkan diri dengan simulasi TKA dan fokus pada penguasaan mata pelajaran. Selain perguruan tinggi paforit di Pulau Jawa, seperti Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, dan Universitas Gajah Mada (UGM) di Yogyakarta.
Perguruan tinggi paforit khusus di Sumatera Barat adalah Universitas Andalas (Unand), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, UIN Syech Muhammad Djamil Djambek di Bukittinggi, dan UIN Prof. Mahmud Yunus di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar. (*)
………………. Dari berbagai sumber……………….





