Jakarta | Mikanews : Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), sukses menggelar Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) dan Musyawarah Nasional (MUNAS) II Tahun 2026.
PABPDSI sebagai organisasi yang menaungi anggota BPD dari seluruh Indonesia, setelah sukses menyelenggarakan Rapimnas yang berlangsung sejak 6 – 8 Mei 2026 yang lalu, juga sukses melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) II PABPDSI Tahun 2026.
Di mana sebelumnya, melalui forum Rapimnas, peserta telah menyepakati digelarnya Munas II PABPDSI Tahun 2026.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian tak terpisahkan dalam upaya memperkuat Peran Strategis BPD dalam mengawal Asta Cita Presiden dan Pembangunan Desa Nasional.
Munas II PABPDSI yang juga di gelar di Aula Kemendes PDTT (Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal), Kalibata, Jakarta pada Kamis (7/5/2026) tersebut, berlangsung sukses dan berhasil menetapkan kepemimpinan Fery Radiansyah untuk kembali menakhodai PABPDSI menjadi wadah utama BPD yang diakui oleh pemerintah.
Baca Juga: Gali Potensi Generasi Muda, Al Audi English Home Gelar “Al Audi Got Talent & Competition 2026”
Munas II yang antara lain bertujuan untuk memperkuat komitmen dalam memperjuangkan marwah serta kesejahteraan anggota BPD di seluruh Indonesia, juga menegaskan pentingnya penguatan konsolidasi nasional BPD seluruh Indonesia.
Sidang Munas II yang di pimpin oleh tiga pimpinan sidang yaitu, Ezi Fitriana, Ibnu Katsir, dan Supendi berlangsung terbuka dan penuh kekeluargaan.
Akhirnya, berdasarkan kesepakatan forum peserta, sidang pleno secara aklamasi menetapkan dan memilih kembali, H. Fery Radiansyah sebagai Ketua Umum PABPDSI masa bakti 2026–2032.
Kang Ferry Radiansyah yang kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP PABPDSI untuk periode 2026-2032, selama ini adalah sosok yang aktif memimpin PABPDSI dalam berbagai kegiatan nasional, termasuk selalu hadir pada pelantikan pengurus di berbagai daerah.
Selama ini Fery tetap berkomitmen dan konsisten dalam memperjuangkan penguatan posisi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bahkan ikut terlibat aktif dalam aksi revisi UU Desa.
H. Fery Radiansyah selama menjadi nahkoda PABPDSI, juga dikenal akrab dan selalu aktif dalam setiap kegiatan desa, hingga beliau juga tercatat sebagai Ketua Majelis Desa Indonesia.
Kegiatan Musyawarah Nasional tersebut, dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan PABPDSI dari 35 Provinsi secara offline maupun online, hal ini sebagai bentuk konsolidasi nasional organisasi BPD terbesar di Indonesia dalam memperkuat peran strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai pilar demokrasi desa.
Demikian dipaparkan oleh Ezi Fitriana salah satu pimpinan sidang Munas II kepada media ini, (Pemimpin Redaksi Mikanews) Ahad 10 Mei 2026.
Ezi Fitriana dalam keterangannya menyampaikan, PABPDSI harus terus menjaga konsistensi perjuangan organisasi dalam memperkuat desa dan demokrasi desa.
“PABPDSI sebagai organisasi BPD terbesar di Indonesia harus konsisten dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat desa dan menjaga marwah BPD sebagai pilar demokrasi di desa. Untuk itu PABPDSI harus senantiasa menjaga relevansinya dari masa ke masa,” terang Ezi.
Dikatakan Ezi, sebelumnya dalam penyelenggaraan Rapimnas PABPDSI, kegiatan tersebut juga telah menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, serta Deklarasi Nasional dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya poin ke-6 yaitu, *Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.”
Diterangkannya lagi, dalam forum Rapimnas, Pengurus Pusat PABPDSI menetapkan lima program prioritas nasional BPD, yaitu:
1. Mengawasi SPPG dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan baik, higienis, aman pangan, tepat sasaran, dan akuntabel;
2. Mengawal rantai pasok MBG berbasis pangan lokal desa melalui pemberdayaan petani, peternak, nelayan, UMKM, dan Koperasi Desa Merah Putih;
3. Mengelola limbah dan sisa pangan SPPG secara berkelanjutan melalui pengembangan ekonomi sirkular desa;
4. Mengembangkan ekosistem energi pendukung SPPG berbasis energi terbarukan seperti biogas dan panel surya;
5. Mengedukasi masyarakat desa tentang pentingnya makan bergizi untuk membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, menurut Ezi, Rapimnas juga melahirkan Deklarasi Nasional PABPDSI untuk mengawal dan menyukseskan Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui beberapa program strategis nasional, di antaranya:
* Menyukseskan Program Tahunan Permendes Tahun 2026 bersama Pemerintah Desa seluruh Indonesia;
* Mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sesuai Instruksi Presiden Nomor 17;
* Pendampingan dan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Badan Gizi Nasional dengan target, “1 Bumdesma 1 SPPG”;
* Menyukseskan Program Desa Bersinar bersama BNN;
* Mendukung Program Jaga Desa dan merekomendasikan Program Jaga KOPDES MP kepada Kejaksaan Agung;
* Menyukseskan Program Desa Anti Korupsi bersama KPK.
Deklarasi Nasional tersebut ditanda-tangani oleh Ketua Umum PABPDSI, Fery Radiansyah bersama Menteri Desa PDT Republik Indonesia, Yandri Susanto..
Dalam keterangannya kepada media ini, Ezi Fitriana juga menyampaikan bahwa PABPDSI harus terus menjaga konsistensi perjuangan organisasi dalam memperkuat desa dan demokrasi desa.
“PABPDSI sebagai organisasi BPD terbesar di Indonesia harus konsisten dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat desa dan menjaga marwah BPD sebagai pilar demokrasi di desa. Untuk itu PABPDSI harus senantiasa menjaga relevansinya dari masa ke masa,” ujarnya.
Rapimnas dan Munas II PABPDSI 2026 diharapkan selain menjadi momentum penguatan konsolidasi nasional BPD seluruh Indonesia, juga harus terus ikut berperan dalam mendukung pembangunan desa, penguatan ekonomi rakyat, serta pengawasan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
“Rapimnas dan Munas II tersebut, selain menekankan pentingnya peran strategis PABPDSI dalam mengawal aspirasi desa, dan peningkatan kapasitas serta kesejahteraan BPD di seluruh Indonesia, juga menjadi momentum penting untuk penguatan peran BPD sebagai mitra pemerintah desa dan penegasan dukungan terhadap program pembangunan nasional,” terang Ezi menambahkan.
Pada kesempatan tersebut, Ezi Fitriana, sebagai Ketua PABPDSI Provinsi Sumatera Barat, juga menyampaikan, ucapan selamat atas terpilihnya kembali, H. Feri Radiansyah, ST., MM. sebagai Ketua Umum PABPDSI Pusat periode 2026–2032.
” Saya atas nama keluarga besar PABPDSI Provinsi Sumbar, mengucapkan selamat dan sukses kepada, H. Feri Radiansyah, ST., MM. atas terpilih kembali sebagai Ketua Umum PABPDSI Pusat periode 2026–2032. Semoga kepemimpinan beliau akan terus menciptakan sinergi antara pengurus pusat dan daerah agar semakin kuat, hingga mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat desa serta meningkatkan kapasitas kelembagaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), terutama memperkuat peran BPD dalam memajukan pembangunan desa di seluruh Indonesia,” ucap Ezi mengakhiri.
(Red)





