Pasaman Barat | Mikanews.id – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pria yang dilaporkan terjatuh ke saluran irigasi di kawasan Aua Kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (9/5/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif sejak pagi hari.
Korban diketahui bernama Lariki (39), warga Padang Tujuah. Ia diduga terjatuh dan terseret arus saluran irigasi sekitar pukul 03.00 WIB.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, Novi Yurandi, mengatakan laporan pertama diterima dari pihak keluarga korban pada pukul 07.57 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, tim rescue langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Informasi awal menyebutkan ada warga yang diduga terseret arus irigasi. Setelah laporan diterima, tim langsung diberangkatkan untuk melakukan pencarian,” ujar Novi Yurandi.
Sebelum tim SAR tiba, pihak keluarga lebih dahulu melakukan pencarian di sekitar lokasi. Dugaan korban jatuh ke saluran irigasi diperkuat dengan ditemukannya sandal dan sepeda motor milik korban di tepi irigasi.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 08.06 WIB, tim SAR gabungan langsung berkoordinasi dengan BPBD Pasaman Barat, komunitas Local Hero, serta masyarakat setempat untuk mempercepat pencarian.
Proses penyisiran dilakukan di sejumlah titik yang dianggap rawan tersangkut atau menjadi lokasi penumpukan arus air. Tim dibagi ke beberapa sektor agar pencarian lebih efektif dan cepat.
Baca juga: Jalan Talu–Simpang Empat Rusak Parah, Harimau Talamau Larang Truk Muatan di Atas 6 Ton
“Pencarian dilakukan dengan membagi tim ke beberapa titik penyisiran agar area yang dicari lebih luas dan terfokus,” katanya.
Setelah hampir dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 09.45 WIB di titik sekitar 325 meter dari lokasi awal diduga terjatuh. Tim gabungan kemudian mengevakuasi jenazah korban dari dalam saluran irigasi menggunakan prosedur keselamatan standar.
Jenazah selanjutnya dibawa ke Puskesmas Sukamenanti menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup. Tim SAR juga melakukan debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
Novi Yurandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu proses pencarian, mulai dari pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat sekitar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua unsur sehingga operasi pencarian dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Pihak Pos SAR Pasaman juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di sekitar saluran irigasi, terutama pada malam hari atau saat kondisi minim penerangan.
(Aulia)





