BerandaNASIONALPernyataan Sikap Humas Setya Kita Pancasila Atas Sikap Wamentan Sudaryono Terhadap Sultan...

Pernyataan Sikap Humas Setya Kita Pancasila Atas Sikap Wamentan Sudaryono Terhadap Sultan Sepuh Cirebon

Mikanews.id | Kami dari Setya Kita Pancasila sangat menyayangkan sikap Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono yang dinilai tidak profesional dalam membatalkan agenda audiensi bersama DIPERTUAN AGUNG DANRI Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H. secara mendadak.

Padahal seluruh agenda telah terjadwal resmi, terkoordinasi dengan pihak protokoler, bahkan Kanjeng Sultan Sepuh sudah hadir dan standby di Jakarta sejak sehari sebelumnya demi menghormati undangan dan agenda negara tersebut.

Yang paling kami sesalkan adalah alasan pembatalan yang disampaikan kepada pihak Kesultanan, yakni karena Wakil Menteri Pertanian disebut “dipanggil Presiden ke Istana”. Namun faktanya, pada waktu yang sama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diketahui sudah berangkat ke Filipina sejak pagi hari dalam agenda kunjungan kenegaraan.

Baca juga: Pria Jatuh ke Irigasi di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di tengah publik. Jangan sampai alasan yang disampaikan kepada Sultan Nusantara justru terkesan tidak jelas dan mencederai etika komunikasi pejabat negara.

Kami menilai, apabila memang ada perubahan agenda, seharusnya disampaikan secara terbuka, jujur, dan profesional. Bukan dengan alasan yang akhirnya memunculkan polemik dan kesan seolah-olah tidak menghargai waktu, kehormatan, dan niatan luhur Sultan Sepuh Cirebon.

Kehadiran Kanjeng Sultan Sepuh ke Jakarta bukan membawa kepentingan pribadi, melainkan membawa semangat kebangsaan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui optimalisasi lahan-lahan adat dan ulayat kesultanan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Sangat disayangkan apabila niat baik sebesar itu justru disambut dengan pembatalan mendadak tanpa komunikasi yang matang dan penghormatan yang layak terhadap simbol adat dan sejarah bangsa.

Ketua Umum Setya Kita Pancasila juga menyampaikan harapannya agar seluruh pejabat negara, termasuk Wakil Menteri Pertanian, dapat lebih menghargai perjuangan panjang para Kesultanan Nusantara yang selama ratusan tahun telah ikut menjaga, mempertahankan, dan memperjuangkan tanah air hingga lahirnya NKRI yang kita cintai hari ini.

“Kesultanan dan kerajaan Nusantara memiliki kontribusi sejarah yang sangat besar dalam perjalanan bangsa ini. Perjuangan para leluhur selama lebih dari 350 tahun melawan penjajahan menjadi bagian penting lahirnya semangat persatuan, Bhinneka Tunggal Ika, hingga berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Karena itu kami berharap para pejabat negara dapat lebih menghormati keberadaan dan marwah para Sultan Nusantara,” tegas Ketua Umum Setya Kita Pancasila.

Kami berharap ke depan seluruh pejabat negara dapat lebih bijaksana, profesional, dan menghormati keberadaan Raja dan Sultan Nusantara sebagai bagian penting dari sejarah, budaya, dan kekuatan moral bangsa Indonesia.

Hormat kami,

Rd. Sandy Tumiwa, S.H.
Humas Setya Kita Pancasila

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini