Pasaman Barat | Mikanews.id – Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, Senin (11/5) hadir pada pelepasan 79 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Pasaman Barat di aula Kantor Bupati setempat, Simpang Empat.
Kehadiran kepala Kantor pada kegiatan itu, didampingi Kasi Penmad (Pendidikan Madrasah), Hilaluddin, Bupati, diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan, Syofiadri, Babinkamtibmas Kajai, Pj. Walinagari Kajai, ketua dengan pengurus komite, Kaur Tata Usaha dan jajaran, majelis guru bersama orangtua siswa.
Kepala Kantor, Thomas Febria, mengatakan setiap tahun pelajaran ada dua hal terjadi dan dilakukan di setiap lembaga pendidikan, khususnya madrasah. Dua agenda penting itu adalah, penerimaan calon siswa baru, melalui program PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), dan pelepasan siswa dari madrasah kepada orangtuanya masing-masing.
“Hari penting dan bersejarah ini, keluarga besar MAN 4 Pasaman Barat menggelar acara pelepasan 79 siswa kelas akhir di tahun pelajaran 2025-2026. Pada hari ini, keluarga besar MAN 5 Pasaman Barat, menyerahkan siswa kelas akhir kepada orangtua masing-masing.
Yang menjadi perhatian bagi siswa kelas akhir bersama orangtua ke depan adalah, kemana atau arah pendidikan yang akan mereka lanjutkan. Namun, hal itu disesuaikan dengan harapan, keinginan dan cita-cita mereka sendiri.
Baca juga: PABPDSI SUKSES GELAR RAPIMNAS & MUNAS II TAHUN 2026
Agenda tahunan ini, ulas Thomas Febria, bukan saja melepas atau menyerahan kembali para siswa kepada orangtuanya. Tetapi, bagaimana upaya atau kiat yang dilakukan agar mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, sesuai program studi yang diinginkan.
Kepala MAN 4 Pasaman Barat, Khairil Nasrul, akhui, dari sejumlah siswa yang selesai melaksanakan proses pembelajaran di tahun ini, 4 SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), 31 melalui jalur penerimaan Perguruan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dan sejumlah lagi saat ini masih menunggu hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) di perguruan tinggi negeri.
“Pada hari ini, kami mengembalikan putra-putri terbaik kami kepada orang tua. Mereka bukan hanya membawa ijazah, tetapi juga nilai-nilai kehidupan, akhlak, dan semangat untuk terus belajar, kata Khairil Nasrul, menutup.
Orangtua siswa,l katakan, atas nama orangtua siswa, dirinya mengucapkan terima kasih kepada jajaran MAN 4 atas perhatian, bimbingan dan pendidikan yang diberikan kepada para siswa. Semoga segala kerja keras yang diberikan, jadi amal. (gmz)





