BerandaDAERAHHarlah Muslimat NU ke-80, Bhayangkari Pasaman Barat Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan

Harlah Muslimat NU ke-80, Bhayangkari Pasaman Barat Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan

PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pasaman Barat berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Senin (25/5), menjadi momentum memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat.
Harlah Muslimat NU ke-80 turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat, Ny. Panca Agung. Kehadirannya bersama jajaran pengurus Bhayangkari menjadi simbol dukungan dan sinergi antarlembaga perempuan dalam mendukung pembangunan sosial serta ketahanan keluarga di daerah tersebut.

Ny. Panca Agung hadir didampingi Ketua Seksi Kebudayaan Bhayangkari Cabang Pasaman Barat, Ny. Wiwin Agung, serta sejumlah pengurus lainnya. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari pengurus dan anggota Muslimat NU yang hadir.

Selain Bhayangkari, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Sumatera Barat, Riska Eka Putri. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat turut hadir melalui Asisten Bidang Administrasi, Harnina Syahputri, yang mewakili bupati. Sejumlah tokoh masyarakat, organisasi perempuan, dan undangan lainnya juga tampak mengikuti acara hingga selesai.

Baca juga: WTP ke-10 Beruntun, Pasaman Barat Tegaskan Komitmen Kelola Keuangan Daerah Secara Transparan

Ketua PC Muslimat NU Pasaman Barat, Ny. Hj. Lahni Erawati, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, seorang ibu merupakan pendidik pertama bagi anak-anak yang berperan besar dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Peran Muslimat NU di tengah masyarakat, lanjut Lahni Erawati, tidak hanya sebatas kegiatan keagamaan. Organisasi perempuan tersebut juga berfungsi memperkuat ketahanan keluarga serta memberikan pendampingan sosial kepada masyarakat.

Ia menilai keberadaan kaum ibu yang tergabung dalam Muslimat NU dapat menjadi benteng yang kuat dalam menghadapi berbagai paham yang menyimpang serta menjaga nilai-nilai moral dan keagamaan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Sumatera Barat, Riska Eka Putri, menyampaikan bahwa peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU tahun ini mengusung misi penting dalam memperkuat ideologi dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah.

Menurutnya, keluarga harus menjadi fondasi utama dalam menanamkan karakter, akhlak, serta nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda. Oleh karena itu, peran perempuan sebagai pendidik dalam keluarga menjadi sangat strategis untuk menciptakan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.

Sinergi Bhayangkari dan Muslimat NU diharapkan dapat terus terjalin melalui berbagai program yang mendukung pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, dan penguatan ketahanan sosial masyarakat di Pasaman Barat.

Kegiatan Harlah ke-80 Muslimat NU ditutup dengan suasana penuh keakraban. Pengurus Muslimat NU tingkat provinsi dan kabupaten bersama para tamu undangan saling bersalaman serta melakukan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan.

Acara tersebut juga dihadiri Dewan Pakar Muslimat NU Pasaman Barat Mita Fitria, unsur pengurus PC NU Pasaman Barat, serta Buya Bulkhaini yang hadir mewakili Ketua PW NU Sumatera Barat. (Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini