BerandaDAERAHDari Pengabdian Menuju Kepemimpinan, Yuheldi "Bro Dedi" Daftar sebagai Bakal Calon Wali...

Dari Pengabdian Menuju Kepemimpinan, Yuheldi “Bro Dedi” Daftar sebagai Bakal Calon Wali Nagari Talu

PASAMAN BARAT, Mikanews.id | Dikenal sebagai sosok yang aktif dalam pemerintahan nagari, organisasi kemasyarakatan, dunia jurnalistik, dan pembinaan generasi muda, Yuheldi yang akrab disapa Bro Dedi resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Nagari Talu, Kecamatan Talamau, pada Senin (20/7/2026).

Langkah tersebut menjadi awal dari ikhtiarnya mengikuti proses demokrasi di Nagari Talu dengan membawa pengalaman, gagasan, dan semangat pengabdian yang telah ditempa selama belasan tahun.

Bro Dedi merupakan salah satu tokoh muda yang telah lama berkecimpung dalam pelayanan masyarakat. Selama belasan tahun, ia mengabdikan diri di lingkungan pemerintahan nagari dan terlibat langsung dalam berbagai proses pelayanan publik, perencanaan pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat.

Pengalaman tersebut membentuk pemahamannya terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus tantangan pembangunan nagari.

Selain itu, Bro Dedi juga aktif di berbagai organisasi sosial, kepemudaan, dan kemanusiaan. Ia dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Asosiasi Jurnalis Online (AJO) Pasaman Barat, sekaligus aktif sebagai insan pers yang menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan.

Kiprah tersebut memperluas wawasan serta jejaringnya dengan pemerintah, tokoh adat, alim ulama, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat di berbagai lapisan.

Di luar aktivitas pemerintahan dan organisasi, Bro Dedi dikenal memiliki perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda. Ia aktif mendampingi berbagai kegiatan kepemudaan, khususnya di bidang olahraga sepak bola.

Baginya, olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang untuk membentuk karakter, menanamkan sportivitas, mempererat persaudaraan, dan melahirkan generasi muda yang sehat, disiplin, serta berprestasi.

Melalui berbagai kegiatan olahraga dan aktivitas sosial, ia terus mendorong lahirnya ruang-ruang positif bagi anak muda agar mampu mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, dan mengambil bagian dalam pembangunan nagari.

“Pemuda adalah aset terbesar nagari. Ketika mereka diberikan ruang untuk berkembang, didampingi, dan dipercaya, mereka akan menjadi kekuatan utama dalam membangun masa depan Nagari Talu,” ujarnya.

yuheldiMenurut Bro Dedi, keputusan untuk maju dalam Pemilihan Wali Nagari bukan sekadar mengikuti sebuah kontestasi politik. Lebih dari itu, ia ingin mempersembahkan pengalaman yang telah diperolehnya selama belasan tahun sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Selama belasan tahun saya belajar dari proses pemerintahan, mendengar aspirasi masyarakat, serta memahami bagaimana sebuah nagari dibangun. Pengalaman itu bukan hanya hitungan waktu, tetapi menjadi bekal untuk bersama-sama membawa Nagari Talu menuju masa depan yang lebih baik,” katanya.

Bagi Bro Dedi, Nagari Talu memiliki arti yang sangat istimewa. Nagari ini bukan sekadar wilayah administratif, melainkan tanah yang memiliki sejarah panjang, menjunjung tinggi adat istiadat, nilai budaya, serta semangat persatuan yang diwariskan oleh para pendahulu.

Menurutnya, kebesaran nama Talu tidak dapat dipisahkan dari sejarah kepemimpinan para tokohnya, termasuk sosok Tuangku Bosa sebagai pucuk adat talu, yang dikenang sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi adat, musyawarah, dan kepentingan masyarakat.

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi yang harus terus dijaga dalam setiap arah pembangunan nagari.

“Sejarah mengajarkan bahwa Talu dibangun di atas persatuan, adat, dan kebersamaan. Karena itu, pembangunan yang kita lakukan harus tetap menghormati warisan tersebut.

Kemajuan harus berjalan seiring dengan pelestarian adat dan budaya agar identitas Nagari Talu tetap terjaga di tengah perkembangan zaman,” ungkapnya.

Ia berharap Pemilihan Wali Nagari menjadi ruang demokrasi yang sehat, mengedepankan adu gagasan, pengalaman, integritas, dan program kerja yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Pendaftaran yang dilakukan pada Senin (20/7/2026) menjadi langkah awal perjalanan Bro Dedi dalam mengikuti proses demokrasi di Nagari Talu. Berbekal pengalaman belasan tahun di pemerintahan nagari, keterlibatan aktif di berbagai organisasi, dedikasi dalam pembinaan generasi muda, serta pengalaman di dunia jurnalistik, ia berharap dapat berkontribusi mewujudkan Nagari Talu yang semakin maju, mandiri, berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal yang telah menjadi kebanggaan masyarakat sejak dahulu.

Bagi Bro Dedi, kepemimpinan bukan sekadar menjalankan roda pemerintahan, tetapi merupakan amanah untuk merawat persatuan, menghidupkan nilai-nilai adat, memberdayakan generasi muda, dan melanjutkan kebesaran nama Talu sebagai nagari yang memiliki sejarah panjang, marwah yang kuat, serta jati diri yang patut diwariskan kepada generasi mendatang.(*)

(Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini