Pasbar | Mikanews : Musyawarah Kabupaten ke V PMI, sekaligus menetapkan arah kerja kemanusiaan dan pemilihan Pengurus baru yang berlangsung Selasa, (2/6/ 2026), bertempat di Aula Kantor Bupati Pasbar Simpang Empat, adalah merupakan Forum tertinggi organisasi yang dihadiri oleh selain Bupati Pasbar H. yulianto yang dalam hal ini diwakili oleh Wabup, H. M. Ipan, dan Ketua PMI provinsi Sumbar Aristo Munandar, bersama perwakilan markas PMI Provinsi, Ketua PMI Pasbar, Risnawanto dan perwakilan markas Pasbar, serta unsur Pemerintah Kabupaten, DPRD, Forkopimda, termasuk seluruh pengurus PMI Kecamatan, relawan KSR/TSR/PMR, serta mitra kerja kemanusiaan, berlangsung sukses.
Acara dibuka secara resmi oleh Wabup Pasbar, H. M. Ipan mewakili Bupati Pasbar. Dalam sambutannya, M. Ipan mengapresiasi peran PMI sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, penanganan bencana, dan gerakan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Kehadiran PMI sangat dibutuhkan, terutama saat situasi darurat maupun dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial. Pemerintah berkomitmen terus bersinergi dan mendukung setiap program yang dijalankan,” ujar M. Ihpan.
Dalam sidang yang berlangsung demokratis dan penuh semangat persaudaraan, Muskab diawali dengan pemutaran pemaparan capaian kinerja PMI Pasbar periode sebelumnya juga menetapkan tiga keputusan utama:
1. Mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, mencakup capaian program donor darah, kesiapsiagaan bencana, pelayanan kesehatan dasar, dan pembinaan relawan .
2. Menetapkan Pokok-Pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI Kabupaten [Nama Kabupaten] 2026–2031, berfokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas layanan, perluasan jangkauan, dan pengembangan sumber daya manusia.
3. Memilih dan mengukuhkan Pengurus PMI Kabupaten Passman Barat, periode 2026–2031 melalui musyawarah mufakat.
Ketua PMI Pasbar priode 2021 – 2026, H. Risnawanto dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih atas dukungan dan suport semua pihak khususnya rekaman dan pihak terkait, hingga terselenggaranya program kemanusiaan.
Baca juga: Ketua DPRD Pasaman Barat Melayat ke Rumah Duka Ayahanda Kabag Ren Polres Pasaman
Risnawanto menyampaikan Lima tahun kepemimpinannya tidak terasa terasa sudah sampai pada purba tugas.
Di mana PMI sebagai badan sosial kemanusiaan selama lima tahun di Pasbar dapat berjalan dengan baik, terutama kesiap siaran relawan kebencanaan.
Risnawanto menambahkan, selama kepemimpinannya, semua penangan bencana, sejak dari covid – 19 sampai bencana gempa dan bencana alam lainnya, berkat kerja sama semua pihak dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya Risnawanto, sejak lima tahun priode nya terkait donor darah dapat berjalan sesuai kebutuhan yang ada.
“tingkatkanlah capaian yang sudah terlaksana selama ini, terutama tetap melakukan evaluasi, khususnya kesiap siagaan relawan yang dapat diandalkan, terutama PMI yang tetap berkoordinasi dengan Pemkab Pasbar,dalam nembantu sesama,” harapnya.
Sementara Perwakilan PMI Provinsi Sumbar, yang disampaikan oleh Ketua PMI Sumbar, H. Aristo Munandar, menekankan bahwa Muskab ini adalah tonggak pembaruan.
“Organisasi harus terus beradaptasi dan tumbuh. Hasil musyawarah ini menjadi komitmen bersama untuk membawa pelayanan PMI semakin dekat, cepat, dan profesional bagi seluruh warga,” terang Aristo.
Acara pembukaan diakhiri dengan pemilihan ketua baru dan formatur serta penandatanganan komitmen kerja sama.
Seluruh peserta sepakat untuk menjadikan hasil Muskab ini sebagai panduan nyata dalam mewujudkan kemanusiaan yang adil dan beradab di Kabupaten Pasaman Barat ke depannya.
Secara aklamasi, ditetapkan Wakil Bupati Pasbar, H. M. Ihpan sebagai Ketua, didampingi formatur untuk menetapkan dan memilih kepengurusan lainya seperti, Sekretaris dan Bendahara serta jajaran pengurus lainnya.
Ketua terpilih, H. M. Ihpan dalam pidato penegasannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
“Tantangan ke depan semakin beragam, namun kami yakin dengan kekuatan persatuan seluruh relawan dan dukungan masyarakat, PMI akan semakin tangguh dan bermanfaat. Prioritas kami adalah memperkuat jaringan di tingkat kecamatan, bahkan sampai ke tingkat Nagari, terutama dalam upaya meningkatkan stok darah aman, dan memastikan kesiapan setiap saat menghadapi risiko bencana,” tegas Ipan mengakhiri.
(Aulia)





