BerandaDAERAH5 Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar di Rotasi

5 Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar di Rotasi

Padang | Mikanews : Rotasi lima PJU Polda Sumbar merupakan penyegaran Struktural di Lini Intelijen, Samapta, hingga pengawasan Internal tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Tertanggal 25 Juni 2026.

Rotasi Dirintelkam, Dirsamapta, Karolog, Dirpamovit, dan Irwasda, sebagai langkah Fokus pada penguatan Keamanan Strategis dan Akuntabilitas Logistik.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan perombakan struktur kepemimpinan di tingkat Polda Sumatera Barat.

Tidak hanya sebatas rotasi Kapolres, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menerbitkan surat telegram pada Kamis (25/6/2026) yang mengganti lima jabatan Pejabat Utama (PJU) strategis.

Mutasi ini menyentuh pilar-pilar krusial kepolisian, yaitu fungsi intelijen keamanan (intelkam), pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (samapta), dukungan logistik (logistik), pengamanan objek vital (pamobjvit), serta pengawasan internal (irwasda).

Uraian lengkap Rotasi Lima Jabatan Strategis Polda Sumbar.

Kapolri memutuskan untuk mengganti lima posisi kunci di Polda Sumbar.

Kelima jabatan ini memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, memastikan ketersediaan sarana prasarana operasional, serta mengawasi integritas anggota polisi.

Profil Pejabat Baru dan Penggantinya

A. Fungsi Intelijen & Pengamanan (Intelkam & Pamobjvit)

Dirintelkam Polda Sumbar:
Kini dijabat oleh Kombes Pol Riki Kurniawan.
Sebelumnya Riki bertugas sebagai perwira menengah di Bareskrim Polri.

Ia menggantikan Kombes Pol Dwi Mulyanto (dimutasi menjadi Dirintelkam Polda Riau).

– Dirpamobjvit Polda Sumbar kini diemban oleh AKBP Alex Prawira.
Ia mendapatkan promosi dari jabatan Wadirintelkam Polda Sumbar.
Pengalaman di intelijen dianggap aset penting untuk pengamanan objek vital negara.

B. Fungsi Pemeliharaan Keamanan (Samapta)

Dirsamtara Polda Sumbar dipercayakan kepada AKBP Andre Anas.
Andre sebelumnya menjabat Wadirintelkam Polda Banten.

Ia menggantikan: Kombes Pol Akmadi (mendapat promosi sebagai Kabidhumas Polda Riau).

C. Fungsi Dukungan Logistik (Logistik)

Karolog Polda Sumbar, kini dipimpin oleh Kombes Pol Tunggul Sinatrio.
Sebelumnya ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra Slog Polri di Mabes.

Keahliannya dalam perencanaan strategis logistik diharapkan mampu optimalisasi anggaran dan aset.

Tunggul Sinatrio menggantikan: Kombes Pol Faried Zulkarnain (dimutasi ke Bareskrim Polri).

D. Fungsi Pengawasan Internal (Irwasda)

Irwasda Polda Sumbar, kini dijabat oleh Kombes Pol Bambang Purwanto.

Bambang sebelumnya merupakan Auditor Kepolisian Madya Tk. II di Itwasum (Inspektorat Umum Polri).

Latar belakang auditnya dinilai krusial untuk memperkuat pengawasan preventif terhadap pelanggaran disiplin anggota.

Ia menggantikan Kombes Pol Guritno Wibowo (pindah tugas menjadi Pamen Bareskrim).

Surat perintah mutasi diterbitkan secara resmi pada Kamis, 25 Juni 2026.

Para pejabat baru dijadwalkan segera melaksanakan serah terima jabatan (serah terima) dengan para pendahulunya sesuai agenda yang ditetapkan oleh Kapolda Sumbar.

Rotasi ini berpusat di Markas Besar Polda Sumatera Barat Padang, namun dampaknya akan terasa di seluruh wilayah hukum Sumbar, mengingat fungsi-fungsi seperti intelijen dan logistik mendukung operasional Polres di seluruh kabupaten/kota.

Penyegaran dan Penguatan Kapasitas rotasi PJU ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan strategis yakni;

Penyegaran Organisasi: Mencegah stagnasi kinerja dan membawa perspektif baru dari Mabes Polri (seperti Kombes Tunggul dari Slog dan Kombes Bambang dari Itwasum) ke daerah.

Spesialisasi Kompetensi: Penempatan mantan auditor di Irwasda menunjukkan komitmen Polri terhadap penguatan pengawasan internal yang lebih teknis dan akuntabel.

Kontinuitas Keamanan:
Dengan menggabungkan pengalaman intelijen (Riki Kurniawan & Andre Anas) di lini depan keamanan, Polda Sumbar diharapkan lebih sigap dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Proses mutasi dijalankan melalui mekanisme serah terima jabatan yang formal.

Kapolda Sumbar akan memantau masa transisi untuk memastikan tidak ada kekosongan komando, terutama dalam hal penanganan isu-isu sensitif yang membutuhkan koordinasi cepat antara Intelkam, Samapta, dan Pamobjvit.

Dengan komposisi personel baru yang berasal dari berbagai latar belakang spesialisasi (Bareskrim, Itwasum, Slog, dan Polda lain).

Polda Sumbar diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum yang lebih profesional serta transparan.

(Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini