Blitar | Mikanews : Babinsa Sidomulyo turun langsung bantu pompa air sawah petani sebagai antisipasi kekeringan. Hal ini merupakan salah satu langkah yang dijalankan oleh Babinsa Desa Sidomulyo dari Koramil 0808/21 Selorejo, Sertu Krida Dwi dalam menyikapi potensi keterbatasan air di awal musim kemarau.
Di mana bantuan ini selain merupakan langkah wujud dukungan riil terhadap program ketahanan pangan pemerintah daerah, juga menunjukkan kepedulian nyata dengan turun langsung ke lahan pertanian.
Ia membantu proses pengairan sawah milik Bapak Karjo di Dusun Gunungsari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (4/7/2026), minggu lalu.
Bersama pemilik lahan dan warga sekitar, Sertu Krida Dwi sibuk menyiapkan mesin pompa air, memasang selang, hingga aliran air tersalur merata ke petak-petak sawah, guna memastikan pasokan air lancar.
Air dipompa dari sumber terdekat guna memenuhi kebutuhan tanaman padi yang mulai memerlukan asupan ekstra.
Kegiatan ini menjadi bukti kesigapan aparat teritorial dalam mendampingi petani sejak masa tanam berlangsung.
Menurut Sertu Krida Dwi, bantuan ini masuk dalam Upaya Khusus (Upsus) ketahanan pangan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau, seperti pencegahan adanya kemungkinan gagal panen.
Adanya kemanunggalan TNI-Rakyat merupakan kekuatan bersama dalam mengatasi ketahanan pangan, seperti yang dilaksanakan saat ini.
Pasokan air yang cukup sangat menentukan agar tanaman padi tidak mengalami stres pertumbuhan, sehingga risiko gagal panen bisa ditekan seminimal mungkin dan kualitas hasil panen tetap terjaga.
“Kehadiran kami di lapangan juga sarana silaturahmi dan komunikasi langsung. Kami ingin mendengar kendala warga serta memastikan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terjalin erat demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Petani sangat antusias, hingga secara bersama ikut membantu dan memberi semangat.
Bapak Karjo selaku pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan adanya dukungan dan pendampingan Babinsa Koramil 0808/21 Selorejo, di kampungnya.
Dukungan ini tidak sekadar meringankan beban fisik, melainkan juga menjadi penyemangat bagi kelompok tani setempat untuk terus berjuang merawat lahan demi hasil panen yang melimpah nantinya.
Langkah nyata ini, salah satu bukti nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat jaga ketahanan pangan desa.
(Red)





