BerandaBERITAR.A. Yashinta Soroti Penurunan Pendapatan Pelaku UMKM Saat Tinjau Sensus Ekonomi BPS...

R.A. Yashinta Soroti Penurunan Pendapatan Pelaku UMKM Saat Tinjau Sensus Ekonomi BPS di Yogyakarta

Yogyakarta | mikanews – Penurunan pendapatan yang dialami sejumlah pelaku usaha menjadi temuan penting dalam peninjauan pelaksanaan Sensus Ekonomi yang dilakukan Anggota DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) DIY dan BPS Kota Yogyakarta, Selasa (4/8).

Temuan penurunan pendapatan pelaku usaha tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih menghadapi tekanan dan perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan.

Dalam peninjauan tersebut, Yashinta mengikuti secara langsung proses pendataan yang dilakukan petugas BPS terhadap sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari penjual mainan, pembuat gorden, hingga pedagang di Pasar Senen, Kota Yogyakarta.

Selain mengamati proses sensus, ia juga berdialog dengan petugas lapangan dan para pelaku usaha untuk mendengarkan langsung kondisi ekonomi yang mereka hadapi.

“Dari hasil dialog tadi, yang paling saya soroti adalah adanya pedagang atau pelaku usaha yang menyampaikan bahwa pemasukannya menurun. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi juga mengalami penurunan. Saya berharap pemerintah bersama DPD RI dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan,” ujar Yashinta.

Menurutnya, kehadiran dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi sekaligus memastikan data yang dihimpun benar-benar mampu menggambarkan kondisi riil masyarakat. Data yang akurat, kata dia, menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Tujuan utama saya adalah mengikuti kegiatan BPS dalam mengumpulkan data masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi. Harapannya, melalui data yang dihimpun petugas BPS, kami di tingkat pusat dapat mengetahui bagaimana kondisi riil masyarakat sehingga kebijakan yang disusun benar-benar berbasis data,” katanya.

Yashinta

Yashinta menegaskan bahwa berbagai temuan lapangan, termasuk aspirasi yang disampaikan para pelaku usaha, akan menjadi masukan penting bagi DPD RI dalam menjalankan fungsi representasi daerah.

Ia berharap hasil sensus tidak hanya menjadi dokumen statistik, tetapi juga menjadi dasar pengambilan kebijakan yang mampu menjawab tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, mengapresiasi kehadiran R.A. Yashinta Sekarwangi Mega dalam kegiatan peninjauan tersebut. Menurutnya, dukungan dari Anggota DPD RI memberikan motivasi bagi petugas sensus sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pendataan.

“Kehadiran Ibu Yashinta memberikan semangat bagi petugas lapangan sekaligus mendorong masyarakat untuk memberikan data secara jujur. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan, sehingga pada akhirnya dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan dan kebijakan yang lebih tepat,” ujar Joko.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi diharapkan mampu menghasilkan potret menyeluruh mengenai kondisi dunia usaha di Indonesia, termasuk dinamika yang dihadapi pelaku UMKM di daerah.

Data tersebut menjadi instrumen penting dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini