BerandaDAERAHSeleksi Wali Nagari Pasbar Pakai CBT, Sekda Tegaskan Bebas Intervensi

Seleksi Wali Nagari Pasbar Pakai CBT, Sekda Tegaskan Bebas Intervensi

Pasaman Barat, Mikanews.id | Seleksi bakal calon wali nagari di Kabupaten Pasaman Barat menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menegaskan proses tersebut berlangsung transparan, objektif, dan bebas dari intervensi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, meninjau langsung pelaksanaan ujian CBT di SMK Negeri 1 Pasaman, Sabtu (22/8). Ia memastikan seluruh peserta mengikuti ujian dengan mekanisme yang sama.

Doddy menegaskan tidak ada permainan dalam proses seleksi. Setiap jawaban peserta dapat dipantau secara langsung selama ujian berlangsung.

“Ujian ini tidak ada satu pun permainan. Semuanya fair. Kami bisa menyaksikan setiap jawaban yang Bapak dan Ibu jawab. Semuanya disaksikan secara langsung,” tegas Doddy.

seleksi147 Peserta Ikuti Seleksi

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Pasaman Barat, Syaikhul Putra, mengatakan seleksi CBT diikuti 147 peserta dari 22 nagari.

Ujian dilaksanakan dalam lima sesi selama dua hari. Pembagian sesi dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Pengaturan tersebut bertujuan menjaga ketertiban pelaksanaan ujian sekaligus memastikan fasilitas komputer dapat digunakan secara optimal oleh seluruh peserta.

Syaikhul menjelaskan, hasil CBT menjadi salah satu tahapan penting untuk menentukan lima peserta terbaik yang akan melanjutkan proses pencalonan wali nagari di nagari masing-masing.

100 Soal dalam 90 Menit

Dalam pelaksanaan CBT, setiap peserta diberikan waktu sekitar 90 menit untuk mengerjakan 100 soal.

Doddy meminta peserta menggunakan waktu yang tersedia secara efektif. Peserta juga diminta tetap berkonsentrasi dan menjawab seluruh soal berdasarkan pengetahuan serta kemampuan sendiri.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan sesi pertama untuk Bapak dan Ibu yang nantinya akan mengikuti proses seleksi untuk menentukan lima besar sebagai calon wali nagari di nagari masing-masing,” ujar Doddy.

Untuk menjaga objektivitas, panitia menyiapkan sekitar 1.000 variasi soal yang digunakan dalam beberapa sesi.

Materi soal dibuat berbeda pada setiap sesi. Langkah tersebut dilakukan agar peserta tidak dapat mengetahui seluruh soal yang akan diujikan dalam proses seleksi.

Peserta Diminta Tidak Terpengaruh Informasi Luar

seleksiDoddy juga mengingatkan peserta agar tidak terpengaruh informasi dari luar yang dapat mengganggu konsentrasi selama ujian.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti seleksi secara serius, jujur, dan bertanggung jawab. Peserta juga diharapkan menerima hasil ujian sebagai bagian dari proses seleksi bakal calon wali nagari.

“Bapak dan Ibu tetap kita berdoa, serius dalam menjawab. Mudah-mudahan semuanya dilancarkan oleh Allah Swt.,” katanya.

Dengan sistem CBT dan pemantauan langsung, Pemkab Pasaman Barat menempatkan kemampuan peserta sebagai dasar dalam proses seleksi. Hasil ujian selanjutnya menjadi bagian dari tahapan untuk menentukan lima besar bakal calon wali nagari pada masing-masing nagari yang mengikuti proses tersebut.(*)

(Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini