BerandaBERITASidak Dapur MBG Pasbar, Sekda Temukan SPPG Belum Maksimal Jalankan SOP

Sidak Dapur MBG Pasbar, Sekda Temukan SPPG Belum Maksimal Jalankan SOP

Pasaman Barat, Mikanews.id — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pasaman Barat mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten.

Hal itu disampaikan Doddy saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur SPPG, Selasa (15/9). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan proses penyelenggaraan MBG memenuhi standar keamanan, mutu, kebersihan, kesehatan lingkungan dan higiene sanitasi.

Dalam kegiatan tersebut, Doddy bersama Plt. Asisten II Ekadiana Oktavia, Kepala Dinas Kesehatan Gina Alecia, Kabid Kesehatan Masyarakat Ike Efrinayanti, Satgas MBG Kabupaten Pasaman Barat serta pihak kecamatan mendatangi tiga dapur SPPG.

Lokasi yang diperiksa yakni SPPG Lingkuang Aua Bandarejo, SPPG Dapur Kampung 5 Mahakarya dan SPPG Ophir.

Hasil pembinaan dan pengawasan Satgas MBG bersama Dinas Kesehatan menunjukkan masih ada beberapa SPPG yang belum menjalankan seluruh ketentuan SOP secara maksimal.

Sejumlah kekurangan ditemukan pada aspek kesehatan lingkungan serta higiene dan sanitasi. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan standar penyelenggaraan program MBG.

MBGPengelola SPPG diminta segera melakukan perbaikan, khususnya terkait kualitas dan sumber air, sistem penyaringan, saluran air, kebersihan dapur serta fasilitas sanitasi lainnya.

Doddy menegaskan, kepatuhan terhadap SOP akan menjadi salah satu bagian dalam evaluasi keberlanjutan operasional SPPG. Karena itu, hasil pemeriksaan harus segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pengelola.

“Pada hari ini kita melakukan sidak ke sejumlah dapur MBG, satu di Kecamatan Pasaman dan dua di Kecamatan Luhak Nan Duo bersama Satgas Kabupaten dan pihak kecamatan. Berdasarkan hasil kunjungan, masih ditemukan beberapa dapur yang belum maksimal dalam melaksanakan SOP,” kata Doddy.

Ia meminta seluruh pengelola SPPG tidak mengabaikan hasil pemeriksaan dan segera membenahi kekurangan yang ditemukan.

Menurutnya, penerapan SOP secara baik dan berkelanjutan diperlukan agar program MBG di Pasaman Barat dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap ke depan SOP dilaksanakan sebaik mungkin. Kita juga berharap program MBG di Pasbar terlaksana dengan baik sesuai visi, misi, dan Asta Cita Presiden Bapak Prabowo Subianto,” ujar Doddy. (Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini