BerandaDAERAHWarga Cemas Dihantui Abrasi Sungai Batang Pasaman, Proyek Penahan Tebing Rp6,89 Miliar...

Warga Cemas Dihantui Abrasi Sungai Batang Pasaman, Proyek Penahan Tebing Rp6,89 Miliar Jadi Tumpuan Harapan

PASAMAN BARAT — Mikanews.Id, Setiap kali hujan deras mengguyur kawasan Pasir Tampang, kekhawatiran kembali menyelimuti warga yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Batang Pasaman. Derasnya arus air dan ancaman terkikisnya tebing sungai menjadi persoalan yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Kini, pembangunan penahan tebing senilai Rp6,89 miliar diharapkan menjadi langkah nyata untuk mengurangi risiko bencana yang selama ini membayangi masyarakat.

Proyek yang berlokasi di Kampung Pasir Tampang, Jorong Pasir Bintungan, Nagari Aia Gadang Barat, Kabupaten Pasaman Barat, tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan sebuah harapan agar kawasan tempat tinggal mereka lebih terlindungi dari ancaman abrasi dan longsoran tebing, terutama ketika debit sungai meningkat saat musim hujan.

Pembangunan dengan nilai kontrak Rp6.892.345.577 itu bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat dan dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi.

Pekerjaan dilaksanakan CV Arfan Nafisha Pratama dengan CV Jasa Insani Konsultan sebagai konsultan pengawas. Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 114 hari kerja dan diharapkan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Konsultan pengawas, Arif, kepada wartawan, Jumat (16/10/2026), mengatakan pekerjaan pasangan batu dilaksanakan berdasarkan spesifikasi teknis yang telah direncanakan.

Menurutnya, bobot batu untuk pasangan bagian korporan berkisar 300–400 kilogram, sedangkan batu fondasi bagian bawah berkisar 500–650 kilogram. Berdasarkan pengukuran awal atau MC-0, panjang pasangan batu diperkirakan mencapai 130 meter.

“Hingga 16 Oktober 2026, volume pekerjaan tercatat 14.232 meter kubik. Target kami pada minggu ini bisa mencapai 16.334 meter kubik,” ungkap Arif.

Ia menyebutkan, berdasarkan pengawasan yang dilakukan selama pekerjaan berlangsung, pelaksanaan proyek sejauh ini dinilai telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Namun, ia berharap komitmen menjaga kualitas pekerjaan tetap dipertahankan sampai seluruh pekerjaan selesai, mengingat bangunan tersebut berkaitan dengan keselamatan dan perlindungan kawasan di sekitar sungai.

Sementara itu, pelaksana proyek, Hen, menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai waktu yang ditentukan. Ia mengatakan pekerjaan akan dilaksanakan berdasarkan prosedur dan ketentuan teknis yang berlaku, sehingga hasil pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Insyaallah, kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal. Kami akan bekerja sesuai prosedur dan aturan teknis serta memberikan yang terbaik demi keamanan masyarakat sekitar,” kata Hen.

Harapan serupa disampaikan tokoh masyarakat setempat, Thamrin. Ia mengungkapkan, warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Batang Pasaman kerap merasa waswas ketika hujan deras turun.

Meningkatnya debit air sungai menimbulkan kekhawatiran terhadap pengikisan tebing yang berpotensi mengancam lingkungan dan permukiman warga. Karena itu, masyarakat menyambut baik pembangunan penahan tebing tersebut dan berharap pengerjaannya benar-benar menghasilkan bangunan yang kokoh serta berkualitas.

“Selama ini, ketika hujan turun, masyarakat kami, khususnya yang bermukim di sepanjang aliran sungai, selalu merasa waswas dan khawatir akibat ancaman runtuhan tebing atau abrasi saat debit air meningkat. Kami berharap proyek ini dapat diselesaikan dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan warga dalam jangka panjang,” tutur Thamrin.

Kini, perhatian masyarakat tertuju pada penyelesaian proyek tersebut. Di balik aktivitas pembangunan dan susunan batu yang terus dikerjakan, tersimpan harapan agar ancaman abrasi dapat dikurangi dan warga bisa menjalani hari-hari dengan rasa aman yang lebih baik.

Masyarakat pun berharap pengawasan terhadap mutu, volume, dan ketepatan waktu pekerjaan tetap dilakukan secara berkala. (Akhir)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini