BerandaNASIONALBanjir Bandang Arosuka Terjang Perkantoran Pemkab Solok, 4 Warga Jadi Korban

Banjir Bandang Arosuka Terjang Perkantoran Pemkab Solok, 4 Warga Jadi Korban

Arosuka, Mikanews.id – Banjir bandang dan longsor menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Senin (21/9) malam. Bencana yang dipicu hujan berintensitas tinggi itu membawa material pasir, batu, lumpur, dan air hingga masuk ke kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Banjir bandang tersebut bersumber dari kawasan hulu Sungai Batang Laso. Material longsoran dari bukit di sekitar aliran sungai kemudian terbawa arus dan menerjang kawasan perkantoran serta permukiman warga di sekitar Jorong Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang.

Informasi kondisi bencana tersebut disampaikan Subekti melalui grup WhatsApp Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat pada Senin malam.

Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak sore menyebabkan sejumlah aliran sungai mengalami kenaikan debit.

Salah satu wilayah yang terdampak berada di sekitar Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang.

Intensitas hujan yang tinggi kemudian memicu longsor pada bukit di belakang kawasan Kantor Bupati Solok. Material longsoran bercampur pasir, batu, lumpur, dan air bergerak menuju kawasan perkantoran.

Material banjir juga meluap hingga memasuki badan Jalan Raya Solok-Padang yang berada di sekitar kawasan Kantor Bupati Solok.

Empat Orang Menjadi Korban

Bencana tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka, terdiri dari tiga korban luka ringan dan satu korban luka berat.

Korban luka ringan masing-masing Muslihat, laki-laki 54 tahun asal Kediri, yang menjalani rawat jalan di RSUD Arosuka Kabupaten Solok.

Kemudian Anggiat Sirait, laki-laki 66 tahun dari Nagari Koto Gaek Guguk, yang menjalani observasi pascatrauma di RSUD Arosuka.

Korban lainnya, Yurnalis, laki-laki 45 tahun, warga Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus. Ia merupakan ASN PPPK paruh waktu di Bapenda Kabupaten Solok.

Yurnalis mengalami sakit pada tangan kiri dan kaki setelah dihantam material galodo.

Sementara itu, Muhammad Nur Zen, laki-laki 56 tahun, ASN PPPK paruh waktu pada Bagian Umum Setda Kabupaten Solok, mengalami luka berat.

Muhammad Nur Zen yang tinggal di Perumahan Clemira River View, Jorong Kayu Aro, mengalami fraktur pada alat gerak bawah disertai perdarahan. Korban kemudian dirujuk ke Semen Padang Hospital (SPH) di Kota Padang.

Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material

Banjir bandang juga berdampak langsung terhadap sejumlah gedung pemerintahan di kawasan Arosuka.

Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok tertimbun material banjir bandang dengan ketebalan sekitar 30 sentimeter. Kantor Dinas DPMN juga tertimbun material dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter.

Sejumlah kantor lainnya turut terdampak dan dikategorikan mengalami kerusakan ringan akibat tertimbun material banjir.

Kantor DPRD Kabupaten Solok tertimbun material sekitar 60 sentimeter. Kantor Bapenda dan Bapelitbang masing-masing tertimbun sekitar 40 sentimeter.

Material juga masuk ke Kantor Inspektorat Daerah dengan ketebalan sekitar 30 sentimeter.

Sementara Kantor Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, dan Dinas Kesehatan masing-masing tertimbun material sekitar 40 sentimeter.

Kantor BKPSDM Kabupaten Solok juga terdampak dengan material banjir setebal sekitar 20 sentimeter.

Tujuh Kendaraan Terdampak

Bencana tersebut turut berdampak terhadap sejumlah kendaraan.

Data sementara mencatat dua kendaraan milik Dinas Pertanian, yakni satu unit Isuzu Panther dan satu unit L-300 Pickup.

Dua kendaraan milik Dinas Kesehatan juga terdampak, masing-masing satu unit Kijang Kapsul dan satu unit Toyota Mini Bus.

Selain kendaraan dinas, tiga kendaraan masyarakat juga terdampak, yakni satu unit Avanza warna putih, satu unit Avanza warna silver, dan satu unit Kijang Super warna orange.

Sementara itu, jumlah sepeda motor yang terdampak belum diketahui dan masih dalam pendataan.

Sekitar 100 Rumah Terdampak

Material banjir bandang juga menerjang kawasan permukiman masyarakat.

Data sementara memperkirakan sekitar 100 unit rumah terdampak material banjir bandang. Namun, jumlah tersebut belum merupakan data final karena pendataan masih dilakukan oleh BPBD Kabupaten Solok.

Kerusakan lahan pertanian juga belum dapat dipastikan. Data mengenai lahan pertanian yang terdampak masih dalam proses pendataan BPBD Kabupaten Solok.

Jembatan dan Masjid Ikut Tertimbun

Bencana juga mengganggu fasilitas umum di kawasan terdampak.

Satu unit jembatan yang menjadi penghubung jalan utama Arosuka tertimbun material sehingga belum dapat dilalui.

Masjid Kayu Aro juga dilaporkan tertimbun material longsor.

Kondisi tersebut menambah dampak bencana terhadap aktivitas masyarakat di kawasan Arosuka dan sekitarnya.

Puluhan Warga Mengungsi

Sekitar 50 orang diperkirakan mengungsi akibat bencana banjir bandang dan longsor tersebut.

Para pengungsi sementara berada di sejumlah lokasi, yakni Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok.

Jumlah pengungsi tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah seiring proses pendataan di lapangan.

Penanganan Melibatkan Aparat Gabungan

Penanganan awal bencana dipimpin langsung Kapolres Kabupaten Solok AKBP Rini Anggraini, SS, S.I.K.

Personel yang terlibat dalam penanganan berasal dari Dit Samapta Polda Sumbar, Sat Brimob Polda Sumbar, BPBD Provinsi Sumbar, Polres Solok, Polsek Gunung Talang, Kodim 0309 Solok, serta BPBD Kabupaten dan Kota Solok.

Petugas juga mengerahkan tiga unit alat berat untuk menangani material yang menutup akses dan kawasan terdampak.

Alat berat tersebut terdiri dari satu unit ekskavator, satu unit wheel loader, dan satu unit beko dozer.

Hingga Senin malam, pendataan terhadap rumah warga, lahan pertanian, kendaraan, serta dampak lainnya masih dilakukan. Data kerusakan dan jumlah korban masih dapat berubah sesuai hasil pendataan di lapangan. (Red/Gmz)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini