spot_img
spot_img
BerandaDAERAHBupati Pasaman Dampingi Gubernur Sumbar Tinjau Pengeboran Eksplorasi Panas Bumi PT. Medco...

Bupati Pasaman Dampingi Gubernur Sumbar Tinjau Pengeboran Eksplorasi Panas Bumi PT. Medco Geothermal Sumatera

Pasaman | Mikanews : Bupati Pasaman Welly Suhery mendampingi Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah dalam kunjungan kerja sekaligus peresmian pengeboran eksplorasi panas bumi PT. Medco Geothermal Sumatera (MGSu) di lokasi sumur BNJ 1.1, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Kamis (11/09/2025).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Pasaman Parulian, Ketua DPRD Pasaman, Kajari Pasaman, Kapolres Pasaman, Sekda Pasaman Yudesri, Direktur Utama PT. Medco Power Indonesia Eka Satria, perwakilan Kementerian ESDM Rezki, para kepala OPD Pemprov Sumbar dan Pemda Pasaman, Camat Bonjol Ferta Daforsa, SSTP, M.Si, Kapolsek Bonjol AKP Syafri Munir, SH, wali nagari se-Kecamatan Bonjol, serta karyawan PT. Medco Geothermal Sumatera.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kegiatan pengeboran eksplorasi panas bumi pada sumur BNJ 1.1 sekaligus meninjau lapangan PSPE panas bumi Bonjol.

Selain peninjauan lapangan, juga dilaksanakan tatap muka Gubernur Sumbar bersama Direktur Utama PT. Medco Power Indonesia dan pimpinan PT. MGSu.

Dalam paparannya, Direktur Utama PT. Medco Power Indonesia Eka Satria menjelaskan secara detail rencana kerja perusahaan, termasuk tahapan pengeboran awal di lokasi BNJ 1.1 Bonjol.

Bupati Pasaman Welly Suhery dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadirannya bersama jajaran merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap investasi energi panas bumi tersebut.

“Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Pasaman sebagai daerah ramah investasi. Kehadiran investasi ini menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan fiskal, sekaligus dapat membuka lapangan kerja, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan PAD,” ujar Welly.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa Pasaman hanya mendukung investasi yang ramah lingkungan.

“Kita ingin investasi ini tetap menjaga kelestarian alam, sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian ESDM Rezki menyampaikan bahwa potensi panas bumi Indonesia mencapai 24 ribu MW, dengan kapasitas terpasang 2.600 MW atau sekitar 11 persen dari potensi nasional. Indonesia saat ini menempati peringkat kedua dunia.

“Di Sumatera Barat terdapat potensi sebesar 1.600 MW dari 22 titik, dengan kapasitas terpasang baru 25 MW. Kabupaten Pasaman termasuk salah satu yang terbesar di Sumatera Barat,” jelasnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam arahannya menekankan pentingnya pemanfaatan energi hijau.

“Potensi panas bumi yang ada di bumi kita harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar energi hijau ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Gubernur.

Sekda Pasaman Yudesri menambahkan bahwa pemerintah daerah optimis eksplorasi ini akan memberikan dampak positif.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dengan dukungan penuh masyarakat Pasaman, sehingga mampu memberi manfaat besar bagi ekonomi daerah dan masyarakat sekitar,” ujarnya kepada awak media.

Usai temu ramah, rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengeboran BNJ 1.1 Bonjol dengan protokol kesehatan ketat, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi setiap pengunjung. *mika

(red)

Sumber : Pemkab Pasaman

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini