BerandaBERITATanpa BPJS Tak Halangi Layanan Darurat di Puskesmas Cibatu

Tanpa BPJS Tak Halangi Layanan Darurat di Puskesmas Cibatu

GARUT | Mikanews — Tanpa BPJS, pasien dalam kondisi darurat tetap mendapat penanganan di Puskesmas Cibatu, Kabupaten Garut. Petugas medis memberikan pertolongan tanpa menunda penanganan awal karena persoalan administrasi.

Peristiwa tersebut dialami keluarga Yuda Saputra, warga Kampung Cadas Bodas, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu. Keluarga membawa anggota keluarganya ke IGD Puskesmas Cibatu ketika berada dalam kondisi darurat.

Saat tiba di puskesmas, keluarga belum memiliki jaminan kesehatan BPJS. Kondisi itu sempat membuat keluarga khawatir karena belum mengetahui bagaimana proses pelayanan yang akan diterima.

Namun, kekhawatiran tersebut tidak menjadi penghalang bagi pasien untuk mendapatkan pertolongan.

Kepala Ruangan IGD Puskesmas Cibatu, Ibu Yana, langsung memberikan pertolongan pertama kepada pasien. Tindakan tersebut dilakukan atas arahan Kepala Puskesmas Cibatu, H. Ajat Sudrajat, S.Kep., Ners.

Arahan tersebut menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas. Administrasi tidak dijadikan alasan untuk menunda pertolongan awal terhadap pasien yang datang dalam kondisi darurat.

Orang tua Yuda Saputra menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas Puskesmas Cibatu.

“Saya sangat berterima kasih. Saat itu anak saya dalam kondisi darurat dan kami belum punya BPJS. Saya sempat cemas, tapi Ibu Yana langsung cepat tanggap dan menanganinya tanpa menunda,” ungkapnya.

Keluarga pasien juga menyebut proses pertolongan berlangsung tanpa persyaratan yang dipersulit pada saat pasien membutuhkan penanganan segera.

Pelayanan tersebut menunjukkan bahwa petugas Puskesmas Cibatu mengutamakan kondisi pasien ketika menghadapi keadaan darurat. Penanganan awal diberikan terlebih dahulu, sementara persoalan administrasi tidak menjadi penghambat pertolongan.

Di bawah kepemimpinan H. Ajat Sudrajat, Puskesmas Cibatu berupaya memberikan pelayanan yang mengedepankan keselamatan dan kemanusiaan.

Respons Kepala Ruangan IGD bersama tim medis juga mendapat perhatian positif dari keluarga pasien. Mereka berharap pola pelayanan tersebut terus dipertahankan sehingga masyarakat tidak ragu mencari pertolongan ketika menghadapi kondisi darurat.

Bagi warga, pengalaman tersebut memberikan rasa lebih tenang. Mereka melihat adanya komitmen petugas untuk memberikan pertolongan kepada pasien yang membutuhkan tanpa menjadikan kepemilikan BPJS sebagai syarat untuk menunda penanganan awal.

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini