DELI SERDANG | Mikanews : Rumah Sakit Adam Malik alihkan Teknologi Coiling Aneurisma sebagai langkah nyata Program Transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang kini mulai dirasakan, hingga warga Deli Serdang tak lagi harus jauh ke Medan.
RS Adam Malik selaku Rumah Sakit Pengampu Regional sukses mendampingi operasi coiling aneurisma perdana di RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, awal Agustus 2026.
Berkat pendampingan dan alih teknologi ini, RSUD daerah kini mampu menangani kasus stroke paling mematikan secara mandiri — pasien tidak perlu lagi dirujuk berpuluh‑puluh kilometer ke kota besar.
Operasi Perdana Lancar — Tim Daerah Berhasil Tutup Pecah Pembuluh Darah Otak.
Kepala Departemen Neurologi RS Adam Malik, dr. Muhammad Ari Irsyad, M.Ked, Sp.BS, FBSV, menjelaskan, tindakan ini menangani stroke aneurisma — jenis stroke yang paling berisiko mematikan akibat pembuluh darah otak yang pecah.
“Kita bantu dokter RSUD Amri Tambunan lakukan tindakan perdana:
menutup aneurisma pakai metode coiling. Alhamdulillah berjalan mulus, berhasil sempurna.”terangnya.
Operasi dikerjakan langsung tim medis RSUD Deli Serdang, didampingi Tim Pengampuan Layanan Stroke RS Adam Malik — murni bagian dari kegiatan proctorship (pendampingan & alih teknologi klinis).
Alih Ilmu & Alat — Kunci Agar Daerah Mandiri Melayani;
Pelaksana utama sekaligus dokter spesialis bedah saraf RSUD Drs. H. Amri Tambunan, dr. Ahmad Brata Rosa, Sp.BS, menyampaikan harapan besarnya: “Ini kasus pertama yang berhasil kami kerjakan sendiri. Setelah pendampingan ini, kami bertekad mampu lakukan coiling aneurisma secara mandiri — pasien stroke di Deli Serdang tak perlu lagi diantar jauh ke Medan.” ujarnya.
dr. Ari menambahkan dukungan fasilitas sudah siap: “Dengan adanya laboratorium kateterisasi (cathlab) serta alat operasi mikro bedah saraf, layanan stroke di daerah akan makin lengkap dan cepat.” terangnya.
Wilayah Pengampuan Luas — Bukan Cuma Stroke, 5 Bidang Layanan Prioritas.
RS Adam Malik mengemban tugas pengampuan meliputi:
- Sumatera Utara, Aceh, sebagian Riau & Kepulauan Riau
- 5 layanan prioritas: Stroke, Kanker, Jantung, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu & Anak (KIA).
Inti Program Transformasi Layanan Rujukan: menguatkan rumah sakit daerah agar bisa berikan pelayanan sesuai standar nasional.
Tujuannya sederhana tapi merubah hidup: semakin banyak penanganan tuntas di dekat rumah — warga hemat biaya, waktu, dan nyawa.
Inti makna: Transformasi kesehatan bukan sekadar bangun gedung atau beli alat — memastikan setiap daerah punya tenaga ahli yang mampu melayani setara kota besar.
Ketika RSUD bisa mandiri, maka yang menang adalah seluruh rakyat.
(End)





