Garut | Mikanews — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Letjend Ibrahim Adjie, Desa Langensari, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Truk engkel yang melaju kehilangan kendali saat kondisi hujan dan jalan licin, namun beruntung tidak menimbulkan korban luka maupun meninggal dunia.
Kendaraan yang terlibat adalah Mitsubishi Truk Engkel bernomor polisi R 8127 IT yang dikemudikan Saepul Ajis.
Saat kejadian, truk melaju dari arah SPBU Rancabango menuju Perempatan Cipanas.Di
lokasi yang sedikit menikung, permukaan jalan basah dan licin akibat hujan yang turun.
Pengemudi diduga kesulitan mengendalikan laju kendaraan sehingga truk oleng ke arah kanan dan mengalami kecelakaan tunggal.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa maupun luka-luka.
Kerusakan hanya terjadi pada bagian kendaraan, sementara besaran kerugian materi masih dalam proses pendataan.
Mendapat laporan, personel Polsek Tarogong Kaler bergegas menuju lokasi. Di TKP, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mendata keterangan saksi-saksi, mengumpulkan fakta kejadian, hingga mengevakuasi truk yang tergelincir agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Kapolsek Tarogong Kaler, IPTU Ahmad Nurul Fatah membenarkan penanganan tersebut:
“Petugas sudah berada di lokasi, memeriksa TKP, mendata saksi, mengumpulkan informasi, dan mengevakuasi kendaraan. Situasi kini kembali aman dan kondusif,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan. Kapolsek mengimbau agar pengendara meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca tidak bersahabat:
“Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan pastikan kendaraan tetap terkendali, terlebih saat melintasi jalan yang licin serta berkelok. Jangan terburu-buru, keselamatan adalah yang utama,” tegas IPTU Ahmad Nurul Fatah.
Polsek Tarogong Kaler menegaskan: kepatuhan terhadap rambu lalu lintas serta penyesuaian laju kendaraan dengan kondisi jalan adalah kunci mencegah kecelakaan.
Saran Penting: Perawatan Kendaraan & Cara Berkendara Saat Hujan
Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengguna jalan.
Kapolsek mengimbau pengendara tidak hanya berhati-hati, tetapi juga memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat:
– Cek ketebalan dan tekanan ban, ban yang sudah gundul sangat mudah tergelincir di jalan basah;
– Pastikan sistem pengereman berfungsi baik, termasuk rem tangan dan rem penahan beban;
– Periksa lampu utama, lampu rem, lampu sen, dan kaca spion agar terlihat jelas saat hujan;
– Pastikan wiper kaca depan berfungsi lancar agar pandangan tidak terhalang air;
– Periksa muatan, pastikan tertata rapi dan tidak melebihi kapasitas agar kendaraan tetap stabil.
Kapolsek juga mengingatkan saat hujan & jalan licin:
– Kurangi kecepatan lebih awal sebelum memasuki tikungan;
– Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, jarak pengereman di jalan basah dua kali lebih panjang dari jalan kering;
– Hindari pengereman mendadak dan putar setir perlahan;
– Hindari genangan air yang dalam sebab bisa mengganggu kestabilan maupun merusak komponen rem;
– Jika mulai tergelincir, jangan panik, kurangi gas perlahan, arahkan setir ke arah yang dituju, jangan menginjak rem secara mendadak.
“Keselamatan tidak dimulai saat di jalan, melainkan sebelum berangkat. Pastikan kendaraan layak jalan, sesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca, dan utamakan keselamatan,” pesan IPTU Ahmad Nurul Fatah mengakhiri.
(Eag)





