Pasaman Barat, | Mikanews.id — Usai proses pendaftaran Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Jambak yang berlangsung semarak dengan arak-arakan obor ratusan warga pada Senin malam lalu, kini perhatian publik tertuju pada arah pembangunan nagari ke depan. Tokoh masyarakat setempat, Maisar, mulai membedah secara konkret visi besar serta strategi yang siap ia eksekusi demi membawa perubahan nyata.
Dengan modal pengalaman panjang di ranah tata kelola pemerintahan nagari mulai dari Kepala Jorong hingga Sekretaris Nagari Maisar dinilai memiliki pemahaman mendalam terkait akar persoalan dan potensi besar yang dimiliki Nagari Lingkuang Aua Jambak.
Mendorong Tata Kelola Berbasis “Hati dan Integritas”
Mengusung tagline “Membangun Nagari dengan Hati dan Integritas” serta jargon “Bersama Kita Bisa, Nagari Maju”, Maisar menegaskan bahwa pembenahan internal birokrasi nagari menjadi prioritas utamanya. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan administrasi yang serba cepat, terbuka, dan tanpa hambatan.
“Pelayanan publik adalah wajah utama pemerintahan nagari. Kita ingin mewujudkan sistem administrasi yang tidak hanya transparan dan tepercaya, tetapi juga ramah. Warga harus merasa dilayani dengan hati setiap kali mengurus keperluan di kantor wali nagari,” ujar Maisar saat ditemui di kediamannya, Kamis (23/7/2026).
Untuk mewujudkan nagari yang maju, mandiri, dan sejahtera, Maisar merinci 5 misi utama yang menjadi panduan kerjanya setelah terpilih yaitu:
-Modernisasi tata kelola surat-menyurat dan perizinan nagari agar lebih akuntabel dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
-Mengoptimalkan potensi ekonomi warga melalui pendampingan UMKM, pembukaan akses permodalan/pasar, serta pengelolaan potensi pariwisata lokal demi mendongkrak pendapatan masyarakat.
-Peningkatan mutu fasilitas kesehatan tingkat nagari yang diiringi dengan penguatan nilai-nilai adat dan budaya lokal agar generasi muda tetap berkarakter.
-Pembangunan jalan, irigasi, dan fasilitas umum secara proporsional di setiap jorong.
-Serta menciptakan lingkungan pemukiman yang bersih, aman, dan nyaman dengan melibatkan tokoh adat, ulama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam pengambilan kebijakan strategis nagari secara terbuka.
Maisar menekankan bahwa rencana besar yang disusunnya tidak akan terwujud tanpa sinergi penuh dari seluruh lapisan warga. Adapun tiga pilar utama yang terus dipegangnya adalah Melayani dengan Hati, Bersama Membangun Nagari, dan Integritas untuk Semua.
“Pemerintahan nagari tidak bisa berdiri sendirian. Dukungan dan kebersamaan warga saat mengantar pendaftaran kemarin adalah bukti bahwa masyarakat merindukan perubahan yang dibangun atas dasar persatuan. Jika diamanahkan, kita akan berjalan bergandengan tangan untuk Lingkuang Aua Jambak yang lebih sejahtera,” tutupnya dengan penuh optimisme.
Dukungan tulus masyarakat serta peta jalan (roadmap) pembangunan yang terstruktur kini menjadi modal sosial terkuat bagi Maisar dalam kontestasi Pemilihan Wali Nagari Lingkuang Aua Jambak periode ini. (Aulia)





