Pasaman Barat — Mikanews.id | Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan aplikasi tata persuratan digital e-Srikandi di MAN 5 Pasaman Barat resmi diresmikan pada Senin (7/9) pagi.
Peresmian dilakukan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pasaman Barat, Thomas Febria, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Suharjo. Kegiatan berlangsung di MAN 5 Pasaman Barat, Padangdurian Hijau, Simpang Empat, Kecamatan Pasaman.
Peresmian PTSP dan peluncuran e-Srikandi tersebut digelar bersamaan dengan upacara bendera mingguan yang berlangsung di halaman madrasah.
PTSP Dorong Pelayanan Lebih Cepat
Setelah upacara, Thomas Febria meresmikan PTSP MAN 5 Pasaman Barat sebagai pusat pelayanan administrasi publik di lingkungan madrasah.
PTSP diarahkan untuk memberikan layanan yang cepat, mudah, transparan, dan profesional.
Kehadiran PTSP diharapkan membuat proses pelayanan administrasi menjadi lebih tertata sehingga masyarakat maupun pihak yang membutuhkan layanan dapat memperoleh pelayanan dengan lebih mudah.
Pada kesempatan yang sama, MAN 5 Pasaman Barat juga meluncurkan aplikasi e-Srikandi untuk mendukung tata persuratan dan kearsipan secara digital.
Aplikasi tersebut digunakan sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi administrasi di lingkungan madrasah.
Thomas Febria Ingatkan Siswa Hindari Bullying
Dalam amanatnya, Thomas Febria meminta seluruh siswa MAN 5 Pasaman Barat bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan tidak mudah menyerah.
Menurutnya, perjuangan akan memberikan hasil apabila dijalani dengan tekun, disiplin, dan ikhlas.
Thomas juga mengingatkan siswa agar tidak hanya mengejar prestasi akademik. Pembentukan karakter moral juga harus menjadi perhatian dalam kehidupan sehari-hari.
Ia meminta para siswa saling menghargai dan menjauhi perilaku yang dapat merusak hubungan antarsesama.
Sikap perundungan atau bullying di lingkungan madrasah juga harus dijauhi karena dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
e-Srikandi Pangkas Proses Administrasi
Kepala MAN 5 Pasaman Barat, Yelliza Gusti, mengatakan kehadiran aplikasi e-Srikandi memberikan kemudahan bagi aparatur dalam menjalankan pekerjaan administrasi.
Menurutnya, penerapan layanan digital tersebut dapat memangkas proses administrasi yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih panjang.
“Dengan aplikasi ini, pekerjaan menjadi lebih cepat, mudah, efektif, dan efisien,” ujar Yelliza Gusti.
Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan madrasah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Yelliza menekankan pentingnya memberikan pelayanan dengan penuh keikhlasan.
Peresmian PTSP dan peluncuran e-Srikandi menjadi bagian dari langkah MAN 5 Pasaman Barat dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekaligus mendorong penerapan tata kelola persuratan dan kearsipan secara digital.
(gmz)





