BANDAR LAMPUNG | mikanews – Festival Krakatau XXXV resmi berakhir di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Selasa malam, 1 September 2026. Ribuan pengunjung memadati lokasi sejak sore hingga rangkaian acara berakhir.
Penutupan Festival Krakatau XXXV berlangsung meriah dengan menggabungkan pertunjukan seni budaya Lampung dan hiburan musik nasional.
Paduan suara Treasured Harmony Lampung Community (THLC) menjadi salah satu penampil pembuka. Mereka membawakan sejumlah lagu daerah Lampung dalam format medley dengan aransemen paduan suara.
Penampilan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Drama Tari Kolosal “Gelora Gelegar Krakatau”.
Pertunjukan kolosal itu mengangkat kekayaan seni dan budaya Lampung melalui perpaduan gerak tari, musik, serta tata panggung.
Antusiasme pengunjung semakin meningkat ketika Armada Band tampil sebagai penutup utama Festival Krakatau XXXV.
Grup musik nasional tersebut membawakan lagu-lagu populernya di hadapan ribuan penonton. Para pengunjung ikut bernyanyi sehingga suasana Lapangan Saburai semakin semarak hingga akhir acara.
Sejak sore, kawasan Lapangan Saburai telah dipadati masyarakat yang datang untuk menyaksikan rangkaian penutupan Festival Krakatau XXXV.
Tidak hanya menghadirkan hiburan, penyelenggaraan festival juga diarahkan untuk memperkuat pengenalan identitas budaya lokal Lampung kepada masyarakat.
Pihak penyelenggara menyampaikan harapan agar Festival dapat terus dikembangkan pada penyelenggaraan berikutnya, baik dari sisi kualitas maupun skala kegiatan.
Rahmat Mirzani Djausal berharap Festival Krakatau pada tahun mendatang dapat digelar lebih besar, lebih baik, dan memberikan dampak yang semakin kuat bagi daerah.
“Mari kita berdoa semoga tahun depan Allah masih memberi kita kesempatan untuk menyelenggarakan Festival Krakatau yang jauh lebih baik, lebih besar, lebih mewah, dan lebih bermakna. Insya Allah, Festival Krakatau akan menjadi rangkaian tahunan yang akan menjadi magnet bagi seluruh pariwisata di Provinsi Lampung,” ungkapnya.
Menurutnya, rangkaian Festival sejak awal hingga penutupan tidak hanya berorientasi pada hiburan. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat sekaligus memperkenalkan identitas kebudayaan lokal.
Berakhirnya Festival Krakatau XXXV menjadi penanda selesainya seluruh rangkaian kegiatan yang telah menghadirkan pertunjukan budaya dan hiburan bagi masyarakat.
Ribuan pengunjung menikmati acara penutupan yang menghadirkan THLC, Drama Tari Kolosal “Gelora Gelegar Krakatau”, hingga Armada Band.
Penyelenggara berharap festival pada tahun berikutnya dapat hadir dengan skala yang lebih besar, lebih meriah, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat, pelaku usaha, serta sektor pariwisata di Lampung. (ttk)





