Limapuluh kota | Mikanews.id – Langkah konkret mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Limapuluh Kota kian nyata. Gabungan anggaran dari Pemerintah Pusat (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 digelontorkan mencapai Rp50 miliar lebih untuk membangun dan membenahi sektor pertanian.
Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2026, Selasa (4/8/2026) di Aula Kantor Bupati Sarilamak.
Menurut Bupati Safni, bantuan berupa sarana prasarana pertanian itu bukanlah tujuan akhir, melainkan jembatan menuju sasaran utama: ketahanan pangan yang kokoh dan swasembada pangan. “Dana ini harus menjadi penggerak peningkatan produksi. Kita dukung penuh program swasembada pangan yang digagas Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Ia berpesan agar dana dan bantuan yang diterima dikelola dengan penuh tanggung jawab, sesuai aturan, serta dihindarkan dari penyimpangan. “Infrastruktur dan alat pertanian yang datang harus dirawat. Penyuluh harus menjadi garda terdepan di tengah masyarakat tani,” tambahnya.
Kepala Dinas Pangan dan Hortikultura, Witra, memaparkan rincian program yang didanai: rehabilitasi dan pembangunan irigasi berbagai jenis, pembangunan dam parit, optimalisasi lahan, hingga bantuan benih dan alat mesin pertanian. Sebagian besar pekerjaan bersifat fisik yang langsung dirasakan petani, sementara bantuan benih kelapa untuk 1.250 hektare lahan baru akan disalurkan mulai September mendatang.
Anggaran terbesar tertampung pada pembangunan irigasi perpompaan senilai Rp8,7 miliar, disusul irigasi perpipaan, dam parit, optimalisasi lahan, serta irigasi tersier. Puluhan unit alat pertanian pun disiapkan untuk ditempatkan di berbagai kecamatan agar dapat dimanfaatkan secara bersama.
Dengan dukungan anggaran yang terus bertambah, pemerintah berharap seluruh komponen masyarakat ikut menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal, sehingga hasil panen meningkat dan kedaerahan pangan benar-benar tercapai di Limapuluh Kota.
( SUKRIANTO )





