BerandaBERITAGerakan Bawa Tumbler Diskominfo Soppeng Gaungkan Kantor Bebas Plastik dan Budaya Hidup...

Gerakan Bawa Tumbler Diskominfo Soppeng Gaungkan Kantor Bebas Plastik dan Budaya Hidup Sehat

SOPPENG | mikanews – Gerakan Bawa Tumbler resmi digalakkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Soppeng sebagai upaya membangun budaya kerja yang lebih sehat sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan perkantoran.

Gerakan Bawa Tumbler mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga pendukung di lingkungan Diskominfo Soppeng membawa wadah minum pribadi setiap hari kerja. Kebiasaan ini diharapkan menggantikan penggunaan gelas dan botol plastik sekali pakai yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas kantor.

Program tersebut dirancang sebagai langkah sederhana yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap pengurangan limbah plastik sekaligus membentuk kebiasaan hidup sehat di kalangan pegawai.

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Soppeng, Nasyithah Usman, menjelaskan bahwa gerakan ini memiliki dua tujuan utama, yakni menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesehatan aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita ingin mengurangi sampah plastik sekaligus membiasakan pegawai rutin minum air putih agar terhindar dari dehidrasi. Jika tubuh sehat dan bugar, konsentrasi terjaga, maka kinerja dalam melayani masyarakat pun akan semakin maksimal,” ujarnya.

Menurut Nasyithah, aktivitas pelayanan publik, penyelesaian administrasi, hingga rapat yang berlangsung dalam waktu lama sering membuat pegawai lupa memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Dengan menyediakan tumbler di meja kerja, pegawai diharapkan lebih mudah mengingat untuk minum air putih tanpa bergantung pada kemasan plastik sekali pakai.

Diskominfo Soppeng menilai perubahan kebiasaan tersebut juga memberikan manfaat bagi lingkungan. Semakin banyak pegawai menggunakan wadah minum pribadi, semakin sedikit sampah plastik yang dihasilkan dari aktivitas perkantoran setiap harinya.

Selain memberikan dampak langsung terhadap pengurangan limbah, gerakan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya budaya kerja yang lebih peduli terhadap lingkungan dan kesehatan.

“Perubahan budaya dimulai dari hal kecil. Kami berharap kebiasaan ini tidak hanya berhenti di kantor, tetapi juga dibawa ke rumah dan lingkungan masyarakat luas, sehingga dapat menciptakan gaya hidup yang bersih dan berkelanjutan,” tambah Nasyithah.

Melalui Gerakan Bawa Tumbler, Diskominfo Soppeng ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Konsistensi menjalankan kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pengurangan sampah plastik sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Inisiatif ini juga diharapkan menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya dalam membangun budaya kerja yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan. (Red)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini