BerandaDAERAHJembatan Aramco Rampung, Akses Terpencil Pasaman Barat Kini Terbuka Lebar

Jembatan Aramco Rampung, Akses Terpencil Pasaman Barat Kini Terbuka Lebar

PASAMAN BARAT | Mikanews.id — Jembatan Aramco rampung dibangun dan kini resmi menghubungkan wilayah Pegambiran dengan Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat. Infrastruktur ini menjadi solusi nyata atas keterbatasan akses yang selama ini dialami masyarakat di daerah tersebut.

Jembatan Aramco rampung menjadi fokus peninjauan langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, bersama Komandan Kodim 0305 Pasaman, Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya, pada Kamis (23/4). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jembatan sebagai jalur vital yang mendukung mobilitas warga dan distribusi logistik.

Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini menargetkan pembangunan 300.000 jembatan di berbagai pelosok guna membuka akses wilayah terisolasi dan mempercepat konektivitas nasional.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Aramco diawali dari survei lapangan yang kemudian diusulkan oleh pemerintah daerah bersama TNI. Usulan tersebut mendapat respons dari Sekretariat Negara melalui bantuan jembatan Aramco.

Baca juga: Kejari Pasaman Barat Musnahkan Barang Bukti, Kasus Narkotika Masih Paling Dominan

“Seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara terpadu oleh jajaran Kodim 0305 Pasaman, mulai dari pematangan lahan hingga perakitan dan pemasangan konstruksi, dengan dukungan penuh dari Mabes TNI AD,” ujarnya.

Ia menegaskan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan Forkopimda terus diperkuat untuk mempercepat realisasi instruksi Presiden, terutama dalam pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Yulianto menyampaikan bahwa kehadiran jembatan ini sangat penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga, khususnya di wilayah Rura Patontang yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses.

Jembatan Aramco rampung juga dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terpencil. Yulianto mengapresiasi peran pemerintah pusat, TNI, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut.

“Akses yang sebelumnya sulit kini menjadi lebih terbuka. Mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan berdampak positif terhadap perekonomian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah akan terus mengusulkan pembangunan infrastruktur serupa, baik jembatan tipe Aramco, Bailey, maupun beton, guna memperluas konektivitas antarwilayah di Pasaman Barat.

Jembatan yang memiliki panjang 10 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman 4 meter ini kini menjadi penghubung utama antara Pegambiran dan Rura Patontang. Kehadirannya diharapkan mampu mengatasi kendala transportasi yang selama ini menghambat aktivitas masyarakat setempat.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Difia, Plt Kepala Dinas Kominfo Muharram, Plt Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Sekretaris BPBD Refi Putra, Kabid IKP Yudhinal Reviola, jajaran Koramil, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini