Soppeng | Mikanews : Menyusul laporan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budianto, S.H., S.I.K., M.H. turun langsung meninjau dan memantau kondisi di lapangan.
Peninjauan dilakukan pada Minggu, 13 September 2026, mulai sekitar pukul 15.10 Wita, dengan mengunjungi tiga lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum, yakni SPBU Jalan Kemakmuran, SPBU Laballili di Desa Belo Kecamatan Ganra, serta SPBU Cabenge.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Abd. Rahman, S.Pd.
Kedatangan ini merupakan langkah respons cepat pihak kepolisian untuk melihat langsung keadaan pasokan, antrean, serta pelayanan kepada warga, sekaligus memastikan situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan terkendali.
“Kondisi seperti ini harus kita jawab dengan kehadiran langsung di lapangan. Kita perlu mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, memastikan pelayanan tetap berjalan tertib, serta mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa mengganggu ketertiban masyarakat,” tegas AKBP Hari Budianto saat memberikan keterangan.
Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi secara berkelanjutan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat akan BBM.
“Kita tidak boleh membiarkan kelangkaan ini melahirkan masalah baru. Seluruh personel harus peka terhadap perubahan keadaan, melayani masyarakat dengan baik, dan bertindak cepat serta tepat apabila ada potensi gangguan,” tambahnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh anggotanya untuk senantiasa menggunakan pendekatan yang bersahabat dan manusiawi dalam berinteraksi dengan warga, sekaligus memastikan setiap perkembangan yang ditemukan segera dilaporkan dan dikoordinasikan dengan instansi terkait.
“Yang paling utama kita jaga bukan hanya ketertiban semata, melainkan memastikan masyarakat tetap terlayani kebutuhannya dan merasa aman. Kepolisian harus ada di tengah, melihat langsung, dan memastikan setiap persoalan diselesaikan dengan cara yang tepat,” pungkasnya.
Peninjauan ini menjadi langkah awal penguatan pengawasan agar segala dinamika yang muncul akibat kelangkaan BBM dapat dideteksi dan diantisipasi sedini mungkin, demi menjaga ketenangan serta kondusivitas di wilayah Kabupaten Soppeng.
(Red)





