PADANG, Mikanews.id | Kemeriahan dan persaingan ketat menyelimuti arena Oriental Billiard, salah satu pusat biliar terbesar di Padang.
Turnamen bergengsi dengan total hadiah fantastis sebesar Rp 81 juta resmi berakhir, mencatatkan nama-nama baru dalam peta olahraga biliar nasional.
Edo Fernando, pebiliar asal Labewa, tampil paling memukau dan berhasil meraih gelar juara pertama.
Sepanjang laga, Edo menunjukkan permainan yang tenang namun mematikan.
Konsistensi dan strategi matang menjadi kunci kemenangannya mengandaskan rival-rival terbaiknya di babak puncak.
Posisi juara kedua diraih Indra Putra dari Payakumbuh yang tampil penuh semangat dan sportivitas tinggi.
Sementara juara ketiga dan keempat masing-masing jatuh kepada Alif Mideriq (Florest) dan Adam Putra Jaya Hooget — keduanya memberikan perlawanan sengit dan membuktikan kualitas permainan yang tak kalah kuat.
Penyelenggara Budi Rustan mengaku sangat puas dengan kelancaran dan antusiasme peserta yang luar biasa.
“Tujuan kami bukan hanya memberikan hadiah besar, tetapi melahirkan atlet berbakat yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.
Turnamen ini terbukti menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa biliar di Sumatera Barat terus berkembang dan semakin memasyarakat.
Diharapkan, kesuksesan Oriental Billiard ini dapat menjadi pemicu bagi penyelenggara lain untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi dan melahirkan lebih banyak pebiliar handal ke depan.
(Aulia)





