BerandaDAERAHPelatihan Kerja Pasaman Barat Digencarkan, Sekda Doddy: Bekal Keterampilan untuk Lawan Pengangguran

Pelatihan Kerja Pasaman Barat Digencarkan, Sekda Doddy: Bekal Keterampilan untuk Lawan Pengangguran

Pasaman Barat, Mikanews.id | Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Tahun 2026 kembali digelar Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Pasbar. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran terbuka yang masih berada di angka 5,95 persen.

Pelatihan Kerja Pasaman Barat resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, mewakili Bupati Pasaman Barat di UPTD BLK Pasbar, Plasma V Jorong Giri Maju, Kecamatan Luhak Nan Duo, Rabu (22/7/2026).

Program pelatihan yang memasuki Batch II dan Batch III tersebut menyasar pencari kerja dan generasi muda yang ingin meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri. Tiga bidang keahlian yang dibuka meliputi Practical Office Advance (POA) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Service Sepeda Motor Sistem Injeksi pada bidang Teknik Otomotif, serta Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana pada bidang Teknik Listrik.

pelatihanSekda Doddy San Ismail menegaskan bahwa pelatihan berbasis kompetensi menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing. Menurutnya, keterampilan yang dimiliki peserta nantinya tidak hanya berguna untuk mencari pekerjaan, tetapi juga dapat menjadi modal untuk membangun usaha secara mandiri.

Pelatihan Kerja Pasaman Barat juga diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi memiliki sikap profesional dan etika kerja yang baik. Doddy meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata bagi masa depan mereka.

“Kami berharap peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius. Setelah selesai, mereka tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga sikap dan etika kerja yang baik. Sertifikat yang diperoleh dapat digunakan untuk membuka peluang kerja, meningkatkan daya saing, bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri,” kata Doddy.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Pasaman Barat saat ini mencapai 5,95 persen. Angka tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama melalui berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Karena itu, Doddy meminta peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan secara maksimal. Ia juga berpesan kepada para instruktur agar memberikan pendampingan terbaik serta memastikan seluruh peserta mendapatkan pembelajaran yang efektif selama pelatihan berlangsung.

pelatihanSementara itu, Kepala UPTD BLK Pasaman Barat, Agus Salim, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, tersertifikasi, dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

Menurut Agus, antusiasme masyarakat mengikuti program tersebut cukup tinggi. Pada Batch II tercatat sebanyak 60 orang mendaftar, namun hanya 43 peserta yang dinyatakan lulus seleksi dan diterima mengikuti pelatihan. Sedangkan pada Batch III terdapat 46 pendaftar dengan 37 peserta yang berhasil lolos seleksi.

Pelatihan Kerja Pasaman Barat Batch II berlangsung pada 22 hingga 24 Juli 2026. Sementara Batch III akan dilaksanakan mulai 27 Juli hingga 31 Agustus 2026. Melalui program ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan kerja yang sesuai kebutuhan pasar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat daya saing daerah.

(Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini