spot_img
spot_img
BerandaNASIONAL3 Progul Andalan Pemkab Pasbar Dukung Pertumbuhan Ekonomi

3 Progul Andalan Pemkab Pasbar Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Padang | Mikanews.id : 3 Program Unggulan (Progul) yang akan menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dapat mendukung pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

“Pemkab Pasbar Miliki 3 Progul Andalan Dukung Pertumbuhan Ekonomi,” demikian antara lain disampaikan oleh Plt. Kepala Badan Perencanan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Pasaman Barat, Ikhwanri kepada Media Online di Padang, saat ia mewakili Pemkab Pasbar di acara Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat 2025 di Aula Bank Indonesia, Kamis (24/7/2025).

Pemaparan Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang mendukung pertumbuhan ekonomi tersebut, ia sampaikan pada kegiatan yang digelar oleh Bank Indonesia dalam rangka pencapaian pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat sesuai target RPJMN tahun 2025-2029.progul

Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat 2025 mengambil tema, *akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui inovasi dan kolaborasi menuju perekonomian tangguh di Sumatera Barat.

Ikhwanri menjelaskan, acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy dan dimoderatori oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia, M. Abdul Majid Ikram yang juga dihadiri oleh kepala – kepala daerah atau yang mewakili dari 19 kabupaten/kota serta instansi vertikal provinsi Sumbar termasuk pimpinan Perbankkan serta pihak terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, Ikhwanri sebagai
Kepala Bappelitbangda yang mewakili
Pemkab Pasbar menyampaikan, 3 (tiga) program unggulan (progul) daerah yang menjadi andalan untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Adapun ke-tiga progul tersebut yaitu;

Pertama Gerbang Mapan (Gerakan Pengembangan Masyarakat).

Ke-dua Gen MK (Generasi Muda Kreatif),

Ke-tiga PAGODA (Pasaman Barat Go Digital).

Dalam paparannya, Ikhwanri menyebutkan peningkatan ekonomi masyarakat merupakan amanat dari misi ke-lima Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, yaitu mewujudkan peningkatan ekonomi kerakyatan yang berbasis keunggulan lokal.Progul

Lanjutnya, pada akhir tahun 2024, laju pertumbuhan ekonomi Pasbar mencapai angka 4,08 sedangkan target di tahun 2025 diangka 4,68 dan diakhir tahun 2030 di harapkan mencapai 5,83.

Berpedoman terhadap struktur Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB), sebesar 66,15% berasal dari tiga sektor yaitu;

Pertama sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan

Ke-dua sektor perdagangan besar dan eceran

Ke-tiga sektor industri dan pengolahan.

Ihkwanri melanjutkan, Progul Gerbang Mapan atau Gerakan pengembangan masyarakat pantai dilatar belakangi bahwa, hampir 41,62% dari total produksi perikanan tangkap provinsi Sumbar berasal dari produksi perikanan tangkap di laut kabupaten Pasaman Barat.

Sehingga perlu ditingkatkan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir melalui pengolahan hasil laut dan pengembangan UMKM.

Selanjutnya perlu dikembangkan kawasan pantai sebagai pusat ekonomi kreatif dan wisata bahari berbasis kearifan lokal.

Sedangkan progul Gen MK (Generasi Muda Kreatif) dilatar belakangi, karena ekonomi kreatif menunjukkan kontribusi yang semakin menguat selama priode 2020 hingga 2024.

Rasio kewirausahaan terus meningkat mengindikasikan munculnya wirausaha- wirausaha baru dari kaum milenial dan gen Z.

Begitu pula Pasbar yang memiliki sejumlah event budaya dan atraksi tahunan yang potensial sebagai sumber pendapatan bagi pelaku usaha UMKM.

Progul Pasbar Go Digital (Pagoda) dilatar belakangi, karena digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, namun merupakan keharusan agar bisnis bisa bertahan di tengah gempuran teknologi yang berkembang pesat.

Bisnis digital juga menyediakan ruang yang sangat besar bagi UMKM lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas hingga pasar global.

Digitalisasi bisnis merupakan sebuah tantangan dan peluang yang menarik bagi pelaku UMKM, khususnya dari generasi milenial dan gen z.

“Ke-tiga progul daerah tersebut, berupa inovasi dan telah disusun secara lengkap, hingga strategi pelaksanaan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan menjadi pelaksana nantinya, tentu tetap memerlukan dukungan pemerintah provinsi dan juga seluruh stakeholders lainnya guna pencapaian target pertumbuhan ekonomi Pasaman Barat,”pungkas Ikhwanri mengakhiri paparannya.*Mika.

(Red)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini