Pasaman Barat, Mikanews.id | Sebagai tindaklanjuti penerapan implementasi kurikulum berbasis cinta (KBC) dalam hal pelaksanaan program pembelajaran di madrasah. Selasa (15/9), Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Agus Purwanto, melakukan Monev (Monitoring dan Evaluasi) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 6 Pasaman Barat, Silayang, Kecamatan Ranah Batahan.
Kehadiran Agus Purwanto di madrasah itu, diterima Kepala MAN, Barunggam, para wakil kepala, Kaur Tata Usaha dan jajaran. Kegiatan diawali temuramah kedua pihak, dan selanjutnya pengawas melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan implementasi KBC di madrasah.
Pengawas, Agus Purwanto, katakan,
Monev terhadap implementasi KBC di madrasah, seperti MAN 6 Pasaman Barat bertujuan untuk meninjau langsung serta mendengarkan unsur terkait implementasi KBC di madrasah.
Praktik pembelajaran: menilai apakah unsur cinta (seperti cinta Allah/Rasul, ilmu, lingkungan, sesama, dan tanah air) terintegrasi dalam kegiatan belajar., dan
Imemastikan lingkungan belajar terasa nyaman, humanis, dan positif bagi siswa.
Mengumpulkan laporan dari guru terkait, merupakan di antara kendala, berupa hambatan penerapan modul atau konsep KBC di kelas untuk segera diperbaiki. Instrumen penilaian yang digunakan, berupa menggunakan lembar instrumen khusus monev dari pengawas atau Kementerian Agama untuk mengukur indikator keberhasilan.
Kepala MAN 6, Barunggam, sampaikan, atas nama keluarga besar madrasah, pihaknya mengusulkan terima kasih kepada pengawas madrasah, atas perhatian, peduli dan support yang diberikan kepada warga madrasah.
Sangat banyak, ilmu pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang diberikan sekaligus menjadi motivasi bagi pihaknya untuk meningkatkan kualitas dan pencapaian program pembelajaran di madrasah.
Dengan potensi yang ada dan kemampuan lembaga, tambah Barunggam, pihaknya komit dan sepakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mutu pembelajaran. Namun demikian, pihaknya selalu membutuhkan bimbingan, perhatian dan pembinaan dari semua pihak. (gmz)





