BerandaDAERAHPesparani III Pasaman Barat Resmi Dibuka di Mahakarya, 400 Peserta Siap Berkompetisi

Pesparani III Pasaman Barat Resmi Dibuka di Mahakarya, 400 Peserta Siap Berkompetisi

PASAMAN BARAT, Mikanews.id — Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) III tingkat Kabupaten Pasaman Barat resmi dibuka di Gereja Kalam Kudus Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (18/9) sore.

Selain Kepala Kantor, diwakili Kasubbag Tata Usaha, Suharjo, dan Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Hendrikus Joni, pembukaan Pesparani tingkat kabupaten ini, juga dihadiri Pastor: Stanislaus, Toto Puji Wahyu Listianto, Ketua LP3KD (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Katolik Daerah) Sumatera Barat, Soehinto Sodikun, dan panitia penyelenggara.

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) selama dua hari, diikuti 400 peserta dan berasal dari sejumlah Paroki se Pasaman Barat, mulai dari Nagari Kinali, Ophir, Mahakarya, dan sebagainya.

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Suharjo, katakan, setiap diadakan lomba atau pertandingan, seperti Pesparani selama dua hari ini, tentu ada istilah kalah dan menang.

pesparaniKementerian Agama, sebagai instansi pemerintah yang selalu setia, peduli dan mengayomi setiap agama, seperti di Pasaman Barat, tentu mendukung sekaligus mengapresiasi setiap program atau kegiatan yang dilaksanakan.

Untuk itu, mari secara bersama dukung, sukseskan dan berikan yang terbaik, semoga Pesparani 3 tingkat Pasaman Barat berjalan lancar, sukses sekaligus melahirkan juara terbaik, yang selanjutnya mewakili kabupaten ke tingkat provinsi hingga nasional.

Ketua LP3KD Sumatera Barat, Soehinto Sodikun, katakan, Pesparani bukan bukan sekedar lomba paduan suara lagu gerejani. Namun punya makna mendalam, yakni meningkatkan pembinaan iman bagi umat Katolik serta meningkatkan toleransi antar dan inter umat beragama, sesuai tema : Mewujudkan Persaudaraan Sehati Menuju Lembata Sejahtera”.  Bahkan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, ST.MT menyebut, “Pesparani wujud peristiwa gerejani, kebangsaan dan merajut kebinekaan”.

Sejak Senin, 25 November 2019, peserta lomba Pesparani berdatangan dari paroki masing-masing dengan mengikuti pawai dengan dua titik star, yakni SDI Waikomo 1 dan Tugu Tani Wangatoa menuju aula Dekenat Lembata. Setiap peserta mengenakan busana daerah masing kecamatan dan langsung mengikuti misa pembukaan yang dipimpin Vikjen Keuskupan Larantuka, Rm. Gabriel Unto, Pr didampingi Deken Lembata, Rm. Philipus Da Gomes, Pr dan sebanyak 20 Imam Selebran.

Dalam kotbahnya, Vikjen Gabriel Unto mengatakan, secara iman katolik, sumber iman hanya ada dua, yakni Sabda dan Sakramen, teristimewa Ekaristi. Dalam kehidupan kita harus membangun karakter dan iman yang baik. Ketika menjadi dosen bagi mahasiswa di Ledalero, ada tiga hal pokok yang mesti dilakukan bagi mahasiswa. “Suruh mereka bekerja, berolaraga dan bermain musik”.

pesparani“Dengan melakukan tiga aspek penting ini, kita sudah membentuk karakter dan iman yang baik, legowo, kerja keras dan ulet. Berolahraga dan bermain musik yang berkualitas dalam suasana kebersamaan. Karena itu, dalam lomba Pesparani ini, Dewan Yuri harus obyektif menilai agar menghasilkan peserta juara terbaik. Bertarung secara berkualitas dalam lomba ini”, katanya.

Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Hendrikus Joni, katakan, Pesparani sendiri Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sumatera Barat, Hendrikus Joni, memiliki peran penting dalam membina dan mengembangkan kegiatan keagamaan Katolik di wilayah Sumatera Barat.

Hubungan kelembagaan antara Pembimas Katolik dengan jajaran Kantor Kementerian Agama di tingkat kabupaten/kota, termasuk Pasaman Barat, terus diperkuat melalui koordinasi dan silaturahmi berkala guna mendukung kegiatan umat seperti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani).
seni budaya dan pembinaan iman bagi masyarakat Katolik.

Pelaksanaan kegiatannya di tingkat daerah biasanya dikoordinasikan bersama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD Sumatera Barat). (gmz)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini