PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Turnamen sepak bola antarkejorongan PSLG Cup I 2026 di Nagari Koto Tangah, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, resmi ditutup oleh Bupati Yulianto pada Jumat (5/6/2026). Kompetisi ini dinilai sukses menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat tali silaturahmi masyarakat.
Laga final yang mempertemukan tim PSL Labuai melawan Porsis Simpang berlangsung sengit di Lapangan Nagari Koto Tangah. Disaksikan oleh ratusan penonton, Porsis Simpang akhirnya berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan PSL Labuai dengan skor akhir 5-3.
Turnamen sepak bola bergengsi ini diikuti oleh total 32 klub. Para peserta tidak hanya berasal dari Kecamatan Koto Balingka, melainkan juga dari kecamatan tetangga seperti Gunung Tuleh, Ranah Batahan, dan Sungai Beremas.
Acara penutupan ini dihadiri oleh anggota DPRD Pasaman Barat Nefri, unsur Forkopimda, perwakilan KONI, kepala OPD, camat, wali nagari, serta tokoh masyarakat setempat.
Bupati Yulianto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia, seluruh peserta, dan para pecinta olahraga yang telah menyukseskan turnamen ini. Ia menilai PSLG Cup I membuktikan bahwa sepak bola mampu menyatukan masyarakat dan menjadi sarana pembinaan positif bagi generasi muda.
“Turnamen seperti ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Selain ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah mencari dan membina bibit pesepak bola potensial yang dapat mengharumkan nama Pasaman Barat,” ujar Yulianto.
Baca juga:Â PASAMAN BARAT, KETIKA KEKAYAAN ALAM MENJADI IRONI KEMISKINAN
Bupati Yulianto juga secara khusus mengapresiasi dukungan dari anggota DPRD Pasaman Barat, Nefri, terhadap pembinaan olahraga dan generasi muda di daerah tersebut.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Yulianto memberikan bonus pribadi sebesar Rp1 juta kepada pemain yang mencetak gol pertama pada pertandingan laga final tersebut. Ia juga memuji kedua tim yang telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Di samping membahas olahraga, Yulianto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk terus memperkuat sinergi dengan pihak DPRD. Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah, baik di sektor infrastruktur maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Lebih lanjut, Yulianto juga mengingatkan masyarakat terkait agenda Pemilihan Wali Nagari serentak yang akan segera digelar dalam waktu dekat.
“Ke depan tidak ada lagi penjabat wali nagari. Seluruh nagari akan dipimpin wali nagari definitif hasil pilihan masyarakat,” tegas Yulianto.
Mengakhiri arahannya, Bupati Yulianto menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan pemerintah daerah. Ia berharap turnamen PSLG Cup dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang, baik dari segi kualitas penyelenggaraan maupun jumlah peserta di masa depan. (Aulia)





