BerandaBERITAPurbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pergantian Menkeu Hak Prerogatif Presiden

Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pergantian Menkeu Hak Prerogatif Presiden

JAKARTA | mikanews  — Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara mengenai pergantian dirinya dari posisi Menteri Keuangan. Ia menegaskan keputusan tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto dan tidak berkaitan dengan lembaga Danantara.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat ditemui awak media di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Purbaya mengatakan dirinya baru mengetahui keputusan pergantian tersebut ketika sedang mengikuti rapat.

Sebelum keputusan itu muncul, PurbayaYudhi Sadewa mengaku sempat berdiskusi dengan Presiden Prabowo sebelum Presiden berangkat ke India.

Namun, menurut Purbaya, pembicaraan tersebut tidak membahas rencana pergantian Menteri Keuangan.

Saat ditanya apakah pergantian dirinya berkaitan dengan rilis 350 pegawai pajak, Purbaya memberikan jawaban yang tidak sepenuhnya mengaitkan dua hal tersebut.

“Sebagian ada, sebagian lainnya itu kan hak prerogatif Presiden, kita ikuti saja bagaimana kebijakannya,” ujar Purbaya.

Purbaya juga secara tegas membantah dugaan bahwa pergantian Menteri Keuangan berkaitan dengan Danantara.

“Enggak ada, ini hak prerogatif Presiden, kita ikuti saja,” tegasnya.

Ia sekaligus membantah adanya gesekan internal di lingkungan Kementerian Keuangan yang disebut-sebut menjadi latar belakang pergantian tersebut.

“Enggak ada gesekan. Itu narasi negatif. Beliau sudah memutuskan, sudah setahun kan, sudah cukup mungkin,” kata Purbaya.

Purbaya kemudian menyinggung kinerja ekonomi selama sekitar satu tahun dirinya menjabat Menteri Keuangan.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya berada di bawah 5 persen berhasil meningkat menjadi di atas 5 persen.

Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, pertumbuhan tersebut bahkan sempat mencapai 5,61 persen, sebelum berada di angka 5,29 persen.

Meski telah meninggalkan jabatan tersebut, Purbaya tidak menunjukkan keinginan untuk kembali menduduki posisi Menteri Keuangan dalam waktu mendatang.

Jawabannya justru disampaikan dengan nada santai.

“Enggak lah, kan baru dipecat jadi menteri, masa jadi menteri lagi,” ujarnya.

Kepada Suahasil Nazara yang disebut sebagai penggantinya, Purbaya juga tidak menyampaikan pesan khusus.

“Enggak ada pesan. Dia kan sudah jago, jalankan saja sesuai dengan keahlian dia,” katanya.

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tidak memiliki perasaan khusus terkait keputusan pergantian tersebut.

Ia menyatakan hanya melakukan perhitungan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi dan memilih tetap mendukung kebijakan pemerintah ke depan.

Dengan pernyataan tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan pergantian Menteri Keuangan sebagai keputusan Presiden yang harus diterima dan dijalankan, sekaligus membantah adanya hubungan dengan Danantara maupun gesekan internal di Kementerian Keuangan. (Red)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini