BerandaDAERAHRevitalisasi Hutan Kota Pasaman Barat, DLH Tegaskan Penebangan Sengon Demi Keselamatan Bukan...

Revitalisasi Hutan Kota Pasaman Barat, DLH Tegaskan Penebangan Sengon Demi Keselamatan Bukan Bisnis

Pasaman Barat | Mikanews.id – Hutan Kota Pasaman Barat tengah menjalani program revitalisasi yang ditandai dengan penebangan sejumlah pohon sengon. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan menata kawasan ruang terbuka hijau, bukan untuk kepentingan ekonomi seperti isu yang beredar di media sosial.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat, Afkar, saat bertemu dengan awak media di Aula DLH Pasaman Barat, Rabu (10/6). Ia menilai informasi yang berkembang di masyarakat perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai tujuan penebangan pohon di kawasan tersebut.

Hutan Kota Pasaman Barat seluas sekitar tiga hektare dibangun ketika urusan kehutanan masih berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten melalui Dinas Kehutanan. Sejak awal, kawasan itu dirancang sebagai ruang terbuka hijau yang berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, menjadi habitat berbagai satwa, sekaligus menyediakan ruang rekreasi bagi masyarakat.

Menurut Afkar, pohon yang ditebang merupakan jenis sengon yang sebelumnya ditanam sebagai tanaman pelindung atau naungan pada tahap awal pengembangan kawasan. Seiring bertambahnya usia, kondisi sejumlah pohon dinilai sudah tidak lagi ideal dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Ia mengungkapkan bahwa satu pohon sengon sebelumnya telah tumbang. Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena dapat mengancam masyarakat yang beraktivitas di sekitar hutan kota apabila tidak segera dilakukan penataan.

“Penebangan ini merupakan bagian dari revitalisasi hutan kota. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan, memperbaiki tata kawasan, dan mengoptimalkan fungsi hutan kota sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat,” ujar Afkar.

Sebagai bagian dari revitalisasi, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga menyiapkan penanaman berbagai jenis vegetasi baru. Program tersebut mencakup penyisipan tanaman buah dan jenis pohon lain yang dinilai lebih sesuai dengan konsep pengembangan hutan kota di masa mendatang.

Melalui penataan tersebut, pemerintah berharap kawasan menjadi lebih tertata, aman, sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sebagai ruang publik yang nyaman.

Penebangan sengon di Hutan Kota Pasaman Barat juga ditegaskan tidak bertujuan mencari keuntungan finansial. Afkar menjelaskan bahwa nilai ekonomi kayu sengon relatif rendah sehingga hasil penjualannya tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan.

Biaya penebangan dan pengangkutan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta, sedangkan hasil penjualan kayu hanya berkisar Rp1,3 juta. Dengan demikian, selisih sekitar Rp300 ribu yang diperoleh akan disetorkan seluruhnya ke kas daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau tujuan utamanya mencari keuntungan, tentu tidak sebanding. Kegiatan ini murni untuk penataan dan revitalisasi kawasan demi keselamatan serta peningkatan fungsi hutan kota,” tegasnya.

Penjelasan serupa juga disampaikan Ketua Koperasi Rimba Lestari, Surahdi, yang selama ini mengelola kawasan Hutan Kota Pasaman Barat. Ia memastikan proses penebangan dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan kawasan dan telah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap masyarakat dapat memahami bahwa revitalisasi yang sedang berjalan bertujuan mengurangi risiko keselamatan akibat pohon yang berpotensi tumbang sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Ke depan, Hutan Kota Pasaman Barat tidak hanya diharapkan menjadi paru-paru kota, tetapi juga berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan, kawasan konservasi satwa, serta destinasi rekreasi keluarga yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini