BerandaOLAHRAGASepak Bola Fokan Cup VI Resmi Ditutup, Evi Yandri Soroti Ancaman Narkoba

Sepak Bola Fokan Cup VI Resmi Ditutup, Evi Yandri Soroti Ancaman Narkoba

PADANG | mikanews — Turnamen sepak bola Fokan Cup VI resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga bulan. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya soal kompetisi dan prestasi, tetapi juga dapat menjadi ruang positif untuk menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.

Penutupan Fokan Cup VI berlangsung dengan pertandingan pada dua kategori, yakni U-23 dan All Star. Evi Yandri hadir sekaligus menutup secara resmi turnamen yang dinilai konsisten digelar selama enam musim berturut-turut.

Evi Yandri memberikan apresiasi kepada panitia Fokan yang dinilai mampu mempertahankan keberlangsungan turnamen dari tahun ke tahun.

“Salut, mungkin itu kata yang paling tepat untuk Fokan. Apalagi mampu bergulir setiap tahun secara konsisten. Ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” ujar Evi Yandri.

Menurut Evi Yandri, keberadaan kompetisi sepak bola seperti Fokan Cup memiliki nilai lebih karena memberikan kegiatan yang positif bagi generasi muda. Olahraga dapat menjadi sarana untuk mengarahkan energi anak muda kepada aktivitas yang sehat dan produktif.

“Bagaimanapun juga, olahraga khususnya sepak bola adalah wadah tepat untuk mencegah dan menghindari generasi muda dari penyalahgunaan zat terlarang itu. Ini membantu kinerja pemerintah dalam mensosialisasikan penyuluhan narkotika secara nyata,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak berhenti mengejar prestasi setelah turnamen berakhir. Para pemain, khususnya yang berhasil meraih kemenangan, diminta tetap menjaga diri dari pengaruh narkoba.

Bagi Evi Yandri, keberhasilan Fokan Cup tidak hanya diukur dari hasil pertandingan. Konsistensi penyelenggaraan dan manfaat kegiatan bagi masyarakat juga menjadi bagian penting dari keberhasilan turnamen.

sepak bola

Penutupan Fokan Cup VI turut dihadiri Ketua Fokan H. Defrisob Marja, Kapolsek Lubuk Begalung Nan XX, camat, perwakilan Koramil, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan dari berbagai pihak terhadap kegiatan olahraga yang melibatkan generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Evi Yandri juga memberikan bantuan sebesar Rp2 juta untuk biaya operasional panitia Fokan Cup VI.

Turnamen yang berlangsung selama tiga bulan tersebut akhirnya ditutup dengan pesan yang lebih luas dari sekadar kemenangan di lapangan. Sepak bola dipandang sebagai salah satu ruang yang dapat membangun disiplin, mengembangkan prestasi, sekaligus memberikan aktivitas positif bagi generasi muda.

Fokan Cup VI pun meninggalkan catatan bahwa kompetisi olahraga yang digelar secara rutin dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi pemuda dan masyarakat. (Red)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini